JATINANGOR – Masyarakat Jatinangor dan sekitarnya kini dapat menikmati siaran Televisi Komunitas Unpad TV. Saat ini Unpad TV masih melewati serangkaian proses perizinan yang sudah mencapai tahap final, menunggu keluarnya izin penyelenggaraan penyiaran (IPP). Pada masa ini, Unpad TV diizinkan untuk melakukan siaran percobaan, yang dapat ditonton masyarakat Jatinangor dan sekitarnya setiap hari antara pukul 11.00 – 14.00, pada kanal 51 UHF.

Dalam rangkaian proses permohonan izin pengelolaan televisi komunitas, kamis (23/3/2017) lalu, dua komisioner Komisi Pernyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat, Dedeh Fardiah dan M. Saefurrohman , melakukan peninjauan ke studio Unpad TV di lingkungan kampus Fikom Unpad. Dalam kunjungannya kamis siang lalu, Ketua KPID Jabar Dedeh Fardiah berharap, Unpad TV dapat menjadi contoh penyelenggaraan televisi sehat di tengah masyarakat.

Berbeda dari televisi swasta yang berorientasi bisnis, televisi komunitas didirikan dengan orientasi pelayanan kepada komunitas. Menurut Dedeh, tidak banyak televisi komunitas yang sanggup mengelola lembaganya secara konsisten. Banyak televisi komunitas terhenti di tengah jalan karena masalah pengelolaan dalam komunitasnya atau berganti orientasi siaran menjadi berorientasi bisnis terselubung. Untuk itu Dedeh berharap Unpad TV dapat menjadi contoh dari televisi komunitas yang mengedepankan pelayanan dan pendidikan kepada komunitas.

Unpad TV dibidani oleh perkumpulan televisi komunitas Divia TV yang sebagian besar inisiatornya memang berasal dari dosen Fikom Unpad. Seperti disampaikan Dekan Fikom Unpad Dadang Rahmat Hidayat (23/3/2017), menjadi tantangan bagi Unpad, khususnya Fikom sebagai pengelola Unpad TV, untuk dapat menjadi pusat pengembangan budaya sehat bermedia melalui konten inovatif dan inspiratif.

FOTO: SANDI J.

Televisi komunitas ini lahir dengan niat untuk menjalankan  tridharma perguruan tinggi di bidang pendidikan dan pengelolaan media. Program pengelolaan media televisi ini menjadi bagian dari sarana pembelajaran teori dan praktik pada berbagai mata kuliah terkait, sarana penelitian mahasiswa maupun dosen, serta bagian dari program pengabdian kepada masyarakat melalui isi siarannya. Ke depan, berbagai aktivitas televisi komunitas juga akan melibatkan masyarakat luas khususnya masyarakat Jatinangor. (Pandan Y.)