Kegiatan pertukaran cenderamata antara Universiti Teknologi Mara (UiTM)  dengan program studi Jurnalistik, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjadjaran di Gedung Oemi Abdurrahman pada Jumat (03/05). Gambar : Karina

JATINANGOR — Universiti Teknologi Mara (UiTM), Malaysia kali ini menggelar studi banding dengan Fakultas Ilmu Komunikasi program studi Jurnalistik,  Universitas Padjadjaran. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, sejak Selasa (02/05) hingga Rabu (03/05) di Ruang Oemi Abdurrahman, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjadjaran.

Kegiatan studi banding ini mengangkat tema “Broadcast Takes Bandung : Academic and Cultural Exchange 2.0”, dan berfokus kepada perbandingan materi pengajaran serta sarana prasarana yang ada di Fakultas Ilmu Komunikasi, Unpad. Kegiatan ACE  sendiri pertama kali dilakukan untuk mahasiswa semester 5 ke Thailand. Namun karena adanya pemindahan mata kuliah ke semester 3, maka kegiatan ACE ini turut menyesuaikan.

Menurut Sir Ahmad Syakir Salman selaku penasihat dari kegiatan ACE 2.0, Fakultas Ilmu Komunikasi Unpad dipilih setelah UiTM melakukan berbagai riset dan pertimbangan. Ia menuturkan bahwa Unpad memiliki kesamaan Fakultas Ilmu Komunikasi dengan Faculty of Communication and Media Studies yang dimiliki oleh UiTM. Mata kuliahnya pun hampir sama.

Pada hari pertama, setelah dilakukan penyambutan oleh Fakultas Ilmu Komunikasi, mahasiswa dari UiTM melaksanakan ice breaking agar suasana tidak menjadi kaku. Lalu selepas sholat dzuhur, mereka melaksanakan sesi diskusi bersama Himpunan Mahasiswa Jurnalistik (HMJ) Unpad mengenai peran media dalam era digital. Diskusi ini dipandu oleh Ahmad Abdul Basith, Dosen program studi Jurnalistik.

Kegiatan dilanjut dengan Fun Futsal baik untuk putra maupun putri antara mahasiswa UiTM dengan HMJ. Kegiatan ini berlangsung di Ifi Futsal, Jalan Kolonel Ahmad Syam, Jatinangor. Futsal persahabatan ini dilakukan atas dasar silaturahmi dan bersenang-senang sehingga tidak ada kubu yang menang atau kalah.

Mahasiswa UiTM ketika tengah berfoto di laboratorium fotografi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjadjaran pada Jumat  (03/05). Gambar : Karina

Kegiatan di hari kedua dimulai dengan seminar dengan tema digital bersama Abie Besman, dosen program studi Jurnalistik. Sore harinya, mahasiswa dari UiTM diajak untuk mengunjungi laboratorium yang berada di Fakultas Ilmu Komunikasi, Unpad. Yaitu laboratorium fotografi, laboratorium radio dan radio komunitas, serta laboratorium televisi. Mereka sangat antusias dengan kegiatan ini, karena mereka juga turut mencoba berbagai kegiatan yang ada di laboratorium tersebut.

Acara pada hari kedua ini ditutup dengan closing ceremony dan penampilan tarian dari mahasiswa UiTM. Mereka menampilkan tarian Zapin Pekajang yang merupakan salah satu dari 18 tarian Zapin yang ada. Sama halnya dengan tarian Zapin lainnya, Zapin Pekajang juga mengutamakan kelincahan gerak kaki.

Penampilan tarian Zapin Pekajang oleh Mahasiswa UiTM di Gedung Oemi Abdurrahman, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjadjaran pada Jumat (03/05). Gambar : Karina

Tak lupa, pertukaran plakat dan cenderamata serta foto bersama dilakukan sebagai kenang-kenangan. Kedua belah pihak berharap agar kerjasama yang baru dilaksanakan pertama kali ini dapat menjadi agenda rutin antara kedua universitas. Selain itu, kedua belah pihak juga mengharapkan adanya kegiatan yang lebih dari sekadar studi banding, misalnya pertukaran pelajar. (KR)