Tim Universitas Padjadjaran dari Pusat Studi Diluar Kampus Utama (PSDKU) Pangandaran meraih penghargaan Silver Medal pada kategori Educational Items pada ADVANCED INNOVATION GLOBAL COMPETITION (AIGC) 2019. Acara berlangsung pada tanggal 15 – 17 November 2019 di Nanyang Technological University, Singapura. Kompetisi ini adalah ajang perlombaan inovasi yang diselenggarakan oleh American Society of Sciences and Arts Convergence. Ajang tersebut terdiri dari beberapa kategori, diantaranya Educational Items, Engineering, Construction and infrastructure, ICT, Internet of Things and Apps, Pharmacy, Health and Medicine, Power and Electricity, Protection of Environment and Green Technology. Kompetisi inovasi ini diikuti oleh beberapa negara, diantaranya Indonesia, China, Vietnam, Thailand, Malaysia, Ukraina dan Jepang.

Tim Universitas Padjadjaran yang beranggotakan Egi Yana Supriyanto, Muhammad Habiburrohman, Aflah Ghani Ramadhan, Muhammad Reza Aliansyah dan Denda Aditya Nugraha dari Ilmu Komunikasi angkatan 2019 ini memperoleh posisi kedua pada kategori Educational Items dengan mengusung konsep “Pendidikan Berbasis Teknologi”. Inovasi tersebut mengkombinasikan permainan dengan Augmented Reality berbasis 3 (tiga) dimensi dengan mengangkat Pangandaran sebagai rujukan wisata dunia. Tujuan inovasi ini yaitu untuk mengedukasi masyarakat Indonesia khususnya anak-anak agar lebih mengenal wisata daerah yang ada di Indonesia.

Konsep awal inovasi ini berasal dari permasalahan pemerintah Indonesia yang belum menemukan solusi tepat untuk mempromosikan pariwisata daerah, khususnya Pangandaran. Proses pembuatan produk diawali dengan pembuatan papan monopoli menggunakan kayu dan pembuatan aplikasi 3 (tiga) dimensi. Pada semua items permainan terdapat unsur pariwisata daerah Pangandaran yang dimasukkan, mulai dari tarian, sejarah kerajaan Kidang Pananjung Pangandaran, adat istiadat dan budaya. Dengan mengusung konsep tersebut, Tim Universitas Padjadjaran mengungguli negara Vietnam dan Thailand. Sedangkan posisi pertama Gold Medal diraih Tim Institut Teknologi Bandung.