Hari Musik Nasional ditetapkan pertama kali pada tanggal 9 Maret 2013. Tanggal tersebut dipilih karena bertepatan dengan hari lahir pencipta lagu kebangsaan Indonesia Raya serta Pahlawan Nasional Indonesia, Wage Rudolf Supratman. Pengesahan peringatan Hari Musik berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 10 Tahun 2013 oleh Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono.

Ini merupakan upaya untuk meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap musik Indonesia. Dengan diperingatinya Hari Musik Nasional dapat meningkatkan kepercayaan diri dan motivasi para insan musik Indonesia, sehingga bisa meningkatkan prestasi yang mampu mengangkat derajat musik Indonesia secara nasional, regional maupun internasional.[1]

Fikomers, Kami bertanya kepada 54 responden mahasiswa Fikom Unpad, 98% diantaranya suka mendengarkan musik dan mayoritas frekuensi mendengarkan musik mahasiswa Fikom Unpad mencapai lebih dari 2 jam. Musik banyak digunakan sebagai sarana hiburan untuk sekedar mengembalikan mood setelah penat menjalani aktivitas perkuliahan. Genre yang digemari pun beragam, mulai dari genre musik Pop sampai dengan genre musik RnB.

Selain gemar mendengarkan musik, ternyata banyak mahasiswa Fikom Unpad yang jago membuat musik juga, lho! Salah satunya adalah Farah Firdausy, mahasiswi program studi Televisi dan Film, Fikom Unpad angkatan 2017. Farah sudah berhasil mengeluarkan sekitar 9 single yang diciptakan olehnya sendiri, dan bisa kita nikmati di berbagai layanan berbagi musik seperti Spotify. Jadi, bagaimana proses awal Farah dalam meproduksi musik, ya?

Setelah melakukan wawancara dengan Farah, menurutnya, musik itu terbuka untuk semua orang, semua orang bisa bermusik karena alat-alat apapun yang berada di sekitar kita bisa dijadikan musik.

“Kita mengetuk-ngetuk meja saja sudah bisa dikatakan sebagai musik. Jadi, awal mula untuk produksi musik adalah dengan memulainya terlebih dahulu, tanamkan niat juga. Coba untuk dibuat nadanya, lalu dinyanyikan terlebih dahulu. Perbanyak juga referensi lagu dengan sering mendengarkan lagu-lagu yang sudah ada. Lalu setelah itu, tentukan branding musiknya mau jadi seperti apa. Jangan lupa juga perbanyak berlatih, perbanyak kolaborasi dengan musisi lain, agar kita bisa saling belajar”

Farah berpesan untuk selalu mencintai segala proses yang dilalui dan selalu sabar saat memproduksi musik.

Selain Farah, ada banyak juga mahasiswa Fikom Unpad lainnya yang sudah memproduksi musik sendiri, seperti Delorians (Joshua Lie – Hubungan Masyarakat 2017), M. Taufik Fathoni (Televisi & Film 2017), Well Whale (Ilmu Komunikasi-Televisi Film 2017) dan Satmore (Ilmu Komunikasi 2018). Ada juga alumni Fikom Unpad yang telah menjadi musisi professional seperti Yura Yunita, The Panturas, dan Barsena.

Untuk lebih memaknai Hari Musik Nasional, mari kita mulai dengan mengapresiasi karya-karya musik yang ada di dekat kita, yuk! Semua orang bisa bermusik, semangat berkarya, perbanyak apresiasi!(R&ECS)

[1]  http://satudata.semarangkota.go.id/adm/file/20170926104110kepres102013.pdf.