Fikom Unpad kembali menggelar webinar dalam rangka menyambut Dies Natalis Fikom Unpad yang ke-6o pada Rabu, 29 Juli 2020. Webinar kali ini bertajuk “Informasi dan Edukasi Kesehatan Lingkungan untuk Mewujudkan Keberhasilan Adaptasi Kebiasaan Baru pada era Pandemi Covid-19”. Dr. Fahriannoor, S.Ip., M.Si., dosen Universitas Lambung Mangkurat, serta Dr. Herlina Agustin, M.T. selaku Kadep Komunikasi Massa Fikom Unpad sekaligus aktivis di bidang lingkungan hadir sebagai pembicara pada webinar ini.

Dekan Fikom Unpad, Dr. Dadang Rahmat Hidayat, S.H., S.Sos., M.Si., memberikan sambutan dan sekaligus membuka acara secara resmi. Beliau menjelaskan bahwa isu kesehatan yang kerap dibicarakan setiap hari dalam era pandemi ini tidak berdiri sendiri. Komunikasi turut memiliki andil dalam menangani permasalahan kesehatan lingkungan. Sebab, dengan komunikasi yang baik, pemahaman serta kesadaran masyarakat akan isu tersebut dapat tercipta. KomuniPeduli seri pertama ini diisi oleh Dr. Fahriannoor, S.Ip., M.Si., Dr. Herlina Agustin, S.Sos., M.T., dan dimoderatori oleh Dr. Iriana Bakti, M.Si., Kapusdi Komunikasi Lingkungan Fikom Unpad.

Diskusi diawali dengan pemaparan mengenai tantangan komunikasi lingkungan di masa pandemi oleh Dr. Herlina Agustin, S.Sos., M.T. Beliau menjelaskan, pandemi ini turut memengaruhi jumlah sampah setiap harinya. “Kampanye untuk membawa botol sendiri, memakai kantong belanja sendiri, mengurangi sedotan plastik, dll banyak terlupakan sejak pandemi ini”, ujarnya. Beliau juga memaparkan hambatan-hambatan komunikasi di bidang lingkungan yang berasal dari segi politik, ekonomi, kebudayaan, hingga psikologi.

Dr. Herlina Agustin, S.Sos., M.T. menekankan bahwa strategi komunikasi yang menargetkan rumah tangga serta industri adalah cara yang tepat untuk menanggulangi isu ini. Sebab, Indonesia merupakan pemasok sampah plastik dan makanan terbanyak kedua di dunia dengan rumah tangga dan industri sebagai penghasil sampah terbesar. Ia pun mengingatkan untuk memelihara lingkungan dengan menerapkan kiat-kiat penanggulangan sampah seperti refuse, reduce, reuse, repair, recycle, rot dan menguatkan mindset untuk terus menjaga lingkungan.

Pada sesi selanjutnya, Dr. Fahriannoor, S.Ip., M.Si. menyampaikan materinya mengenai peran opinion leaders dalam informasi dan edukasi kesehatan lingkungan yang adaptif di era new normal. Beliau menerangkan, opinion leaders (pemuka pendapat), terutama yang berbasis lokal, memiliki pengaruh penting untuk menguatkan penanggulangan isu kesehatan lingkungan di era pandemi Covid-19. Menurutnya, pendekatan yang bersifat kultural akan lebih mudah dicerna masyarakat ketimbang melalui alur kekuasaan.

Dr. Fahriannoor, S.Ip., M.Si. menerangkan, saluran komunikasi dalam sosialisasi new normal harus disesuaikan dengan kebiasaan masyarakat. Adaptasi kebiasaan tersebut pun perlu dibalut dengan komunikasi yang berbasis pemuka pendapat lokal dengan memanfaatkan komunikasi krisis. Ia pun turut mengingatkan bahwa kesehatan lingkungan adalah hal yang harus dilaksanakan dan dibiasakan secara bersama. “Tanpa memulai kebiasaan baik untuk merawat kesehatan lingkungan, jangan harap kesehatan lingkungan akan terpelihara” tutupnya.

Webinar “Informasi dan Edukasi Kesehatan Lingkungan untuk Mewujudkan Keberhasilan Adaptasi Kebiasaan Baru pada Era Pandemi Covid-19” merupakan seri pertama dari rangkaian seri PPM Virtual: KomuniPeduli. Seri ini hadir untuk menyumbangkan saran solutif bagi permasalahan negeri yang sedang kita hadapi bersama. Webinar ini diikuti oleh 86 peserta dari berbagai kalangan, termasuk sivitas akademika Fikom Unpad, akademisi perguruan tinggi, serta mahasiswa dari seluruh Indonesia. Salam komunikasi! Harmoni!

 

####