Kunjungan Ketua KPID Jabar dan Perwakilan P2TP2A Jabar ke Lab Radio Fikom Unpad

 

Jpeg

 

JATINANGOR – Ketua KPID Jawa Barat, Dedeh Fardiah bersama Rini dari P2TP2A Jawa Barat, pada Hari Kamis (20/10/2016) berkunjung ke Lab Radio Fikom Unpad. Kehadiran keduanya dalam rangka memenuhi undangan sebagai narasumber dalam UTS Talkshow Kelompok 2 Kelas B Broadcasting 2014. Siaran yang dilaksanakan di Studio D Lab Radio Fikom Unpad dari pukul 12.00 hingga 12.50 tersebut mendapat topik talkshow news dan mengambil tema mengenai hubungan penyiaran di televisi terhadap kekerasan perempuan dan anak.

Dedeh Fardiah menyampaikan untuk menanggulangi dampak penyiaran terhadap kekerasan perempuan dan anak, KPID Jawa Barat sendiri melakukan dua hal. Kepada pihak media, KPID Jawa Barat melakukan sesuai tugas pokok dan fungsi KPID yaitu untuk melakukan pemantauan terhadap lembaga penyiaran. Selain pemantauan media, KPID juga menerima aduan dari masyarakat mengenai isi siaran baik dari radio maupun televisi.

Sementara untuk pihak masyarakat, KPID Jawa Barat melakukan edukasi kepada masyarakat agar mereka “melek media” dan bisa cerdas dalam memilah dan memilih media. KPID Jawa Barat tidak ingin dampak buruk dari media terjadi di dunia nyata kepada perempuan dan anak, sehingga mereka mengupayakan baik dari media maupun manusianya harus saling bersinergi.

“Tentunya tayangan yang disampaikan oleh televisi, atau yang tonton oleh anak secara terus menerus akan masuk ke memori dan terjadi proses pengendapan.” ujar Rini yang mewakili Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A). Beliau menambahkan “P2TP2A seringkali mengkhawatirkan ada dampak dari tayangan-tayangan yang tidak baik akan berpotensi pada kekerasan yang terjadi pada perempuan dan anak di Jawa Barat.”

Menurut Iva, anggota dari kelas tersebut yang mengambil tema tentang dampak isi siaran terhadap perempuan dan anak untuk lebih jauh mengetahui regulasi pada penyiaran nasional juga tentang kerja sama antara KPID dan P2TP2A dalam menanggulangi masalah terkait. “Narasumber yang diundang sangat relevan dengan tema yang kami bahas, sehingga saat kita bertanya tentang suatu hal, Dedeh dan Rini dapat menjelaskannya dengan sangat detail.” Ujarnya.

Sebagai lulusan pascasarjana Fikom Unpad, Dedeh juga memberikan pendapat tentang kegiatan seperti UTS Talkshow akan sangat berguna sebagai ajang latihan untuk mahasiswa. “Jika sudah sering melakukan kegiatan serupa semasa berkuliah, kelak di masa depan juga akan terbiasa untuk mengelola media misalnya dalam mendatangi narasumber, melakukan wawancara, dan bekerja sama dalam tim.” (Alqurratu Aini)