Agus Rusmana, Meneliti Penipuan Medsos, Akun FB-nya Di-hack untuk Menipu.

 

AR-1-edit

ENTAH berhubungan atau tidak, Agus Rusmana dosen Prodi Ilmu Perpustakaan Fikom Unpad yang meneliti tentang penipuan di Facebook untuk disertasinya, beberapa hari menjelang sidang terbuka promosi doktornya, akun Facebook Agus sendiri di-hack kemudian digunakan untuk menipu oleh orang yang tidak bertanggungjawab.

 
Si hacker lantas menghubungi teman-teman Agus di FB dan memohon pinjaman sebesar Rp 3 juta karena kerabatnya sedang mendapat musibah di rumah sakit. Sejumlah teman FB-nya curiga, terlebih gaya bahasa yang digunakan dan cara memanggil teman FB-nya yang lain dari biasanya. “Saya yakin, ini bukan Agus Rusmana” tutur Pipin Tasripin alumni Fikom Unpad angkatan 1977 yang juga menerima pesan dari “Agus Rusmana” yang meminta bantuan pinjaman uang Rp 3 juta. Belum diketahui apakah ada orang yang tertipu atau tidak dengan aksi hacker ini.

 
Agus sendiri sejak beberapa waktu lalu fokus meneliti tentang penipuan via medsos ini. Untuk menyelesaikan studi S3-nya di Program Doktor Sosiologi Fisip Unpad, dia meneliti tentang para perempuan korban penipuan oleh pihak-pihak tidak bertanggung-jawab. Hasil penelitiannya ditulis dalam sebuah disertasi berjudul “Penipuan dalam Interaksi Melalui Media Sosial”.
Agus Rusmana

Dengan disertasi ini, Jumat (14/8), Agus berhasil mempertahankan disertasinya di hadapan tim penguji dan lulus sebagai Doktor Ilmu Sosiologi. Agus dipromotori oleh Prof. Oekan Abdullah, Prof. Sudardja dan Dr. Selly Riawanti,MA. Sidang dipimpin oleh Prof.Dr.Engkus Kuswarno MS.

 
Agus menemukan, ternyata kebanyakan para korban penipuan via medsos ini adalah perempuan, bahkan ada yang berusia di atas 50 tahun. Menurutnya faktor yang mendukung terjadinya penipuan diantaranya, si penipu mampu menciptakan kesan pertama yang meyakinkan bagi korbannya. Setelah itu si penipu mampu melakukan “penguatan kesan” salah satunya dengan cara berempati kepada korban.

 
Untuk lebih percaya lagi si penipu melengkapi informasi penipuannya dengan foto, hadiah, bukti pengiriman barang, dll. Untuk lebih menarik lagi korbannya, si penipu biasanya membuat sebuah kisah yang menumbuhkan rasa percaya, simpati, iba sehingga si korban bersedia memenuhi permintaan si penipu. Selain itu seperti penipu pada umumnya, si penipu tidak pernah memberikan alamat rumah atau kantor dengan rinci dan tidak bersedia untuk bertemu secara tatap muka.
AR-2-edit

Multi Disiplin
Agus Rusmana latar belakang ilmunya cukup unik. Tahun 1979 ia kuliah program sarjana di Fakultas Publisistik (Fikom) Unpad jurusan Penerangan. Lulus tahun 1984. Dua tahun kemudian diangkat sebagai dosen tetap di Fikom Unpad.

 
Tahun 1990 dia berangkat ke Inggris untuk melanjutkan studi S2 di Departement of Library and Information Studies Loughborough University. Tahun 1991 ia sudah bisa kembali ke Tanah Air dengan gelar Master of Art-nya.

 
Sekembali ke Tanah Air ia menjadi Ketua Jurusan Ilmu Perpustakaan sampai tahun 1997. Kemudian menjadi Pembantu Ketua-1 Program Ekstensi Komunikasi sampai tahun 1999. Berhenti dari situ ia ditunjuk menjadi Pembantu Dekan 1 sampai tahun 2003.

 
Saat ini Agus masih menjabat sebagai Ketua Bidang PT di Pengda Ikatan Pustakawan Indonesia Jabar. Juga menjadi salah seorang asesor BAN PT Program D3 Ilmu Perpustakaan. Selain itu, Agus juga menjabat sebagai Penasihat Organisasi di Ikatan Sarjana Ilmu Perpustakaan dan Informasi Indonesia (ISIPI).

 
Lelaki humoris berambut putih ini sejak jadi mahasiswa di tahun 1979 aktif di berbagai kegiatan kemahasiswaan, baik di tingkat fakultas maupun tingkat universitas. Di tingkat fakultas Agus adalah aktivis Senat Mahasiswa Fikom Unpad, sedangkan di universitas dia bergabung dengan Paduan Suara Mahasiswa (PSM) dan Lingkung Seni Sunda (LISES) Unpad. (AA).