JATINANGOR, 4 April 2019- Program Studi Hubungan Masyarakat Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran mengadakan bedah buku, “Public Relations In the Era of Artificial Intelegence.” Acara ini berlangsung pada hari kamis tanggal 4 April 2019 di Ruang Moestopo Gd. 3 Fikom Unpad. Hadir penulis buku Dr. N. Nurlaela Arif, MBA sekaligus sebagai pembicara pada acara tersebut. Dimoderatori oleh Dr. Yustikasari, M.Si, Dosen Prodi Humas Fikom Unpad, acara ini mengupas mengenai tantangan Public Relations Officer di era Artificial Intelligence (AI).

Buku “Public Relations In the Era of Artificial Intelegence” ditulis berdasarkan pengalaman, pengamatan dan penelitian penulis selama menjadi Head of Corporate Communications Bio Farma. Menurut Nurlaela Arief atau yang akrab disapa Lala, peran PR yang akan tergantikan oleh AI diantaranya adalah Media Monitoring, Media Analysis (Release Distribution), dan Media Relations (Press Conference).

Untuk menghadapi era Artificial Intelegence, mahasiswa lulusan Public Relations perlu dibekali dengan pemahaman mengenai sistem Information Technology (IT), kompetensi Data Analysis yaitu memliki kemampuan membaca dan mengolah data deskriptif, prediktif, preskriptif, atau pencegahan dalam menganalisis berkembangnya sebuah isu.

Ini menjadi tantangan berat bagi lembaga pendidikan untuk merumuskan kurikulum guna membekali lulusannya menjadi PR yang siap menghadapi era 4.0. Disamping itu, mahasiswa juga perlu membekali dirinya dengan kompetensi lain yang mendukung kinerjanya sebagai Public Relations masa depan.

Acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab bersama mahasiswa. Mahasiswa yang hadir tertarik untuk menanyakan lebih lanjut mengenai AI, strategi kampanye faksin yang dilakukan Bio Farma dan strategi humas Bio Farma melalui Digitroops. Ibu Lala juga membagikan buku yang telah ditandatangi kepada beberapa mahasiswa yang mengikuti akun Instagram beliau dan mengunggah kegiatan bedah buku ini.(FN)