BEM Fikom Unpad Tanamkan Literasi Media kepada Siswa SMA

 

Sekolah-Media-1-edit

JATINANGOR – Sebagai upaya untuk membantu siswa sekolah mengenal media dan menggunakannya dengan baik, Divisi Sosial dan Lingkungan BEM Fikom Unpad menyelenggarakan Sekolah Media. Ini merupakan program kerja yang bertujuan untuk meningkatkan literasi media dengan sasaran siswa SMA di Jatinangor dan sekitarnya. Ada tiga SMA yang bekerjasama dengan BEM Fikom Unpad dalam program ini, yakni SMAN 1 Jatinangor, SMAN Tanjung Sari, dan SMA Plus Al Falah Jatinangor.

 
Sebanyak 60 siswa kelas X dan XI yang berasal dari tiga sekolah tersebut mengikuti workshop perdana yang digelar oleh Sekolah Media di Ruang Moestopo Fikom Unpad, belum lama ini.

 
Dihadirkan pula 16 mahasiswa Fikom yang direkrut secara sukarela menjadi pengajar. Pengajar ini dibagi berdasarkan jenis media yang akan diajarkan pada siswa, meliputi televisi, radio, online, dan media cetak.

 
Salah seorang pengajar di bidang televisi, Surya Fikri Asshidiq, yang juga merupakan pemimpin redaksi Gabut Zine, menyampaikan pemaparan materi perkenalan tentang jurnalisme dan televisi.
Pengajar lain yang kebanyakan sudah memiliki pengalaman di bidang masing-masing turut pula menjelaskan jenis media sesuai pembagian bidang. Para siswa yang hadir tampak mendengarkan secara saksama dan memberikan pertanyaan dengan antusias.

 
Kegiatan Sekolah Media akan dilanjutkan dengan bimbingan langsung dari pengajar kepada siswa di masing-masing sekolah. Para siswa akan dibina untuk memproduksi karya jurnalis, mengirimkan karya ke media cetak atau elektronik, dan mendirikan kelompok ekstrakurikuler bertajuk media di sekolah mereka. Selain itu, para siswa yang tergabung dalam Sekolah Media juga akan melakukan kunjungan langsung ke kantor media tertentu.

 
Kepala Pusat Pengembangan Kegiatan dan Kreativitas Mahasiswa (P2K2M) Fikom Unpad, FX Ari Agung Prastowo, menilai program ini pantas dikembangkan.

 
“Semoga dengan Sekolah Media ini, remaja sekarang mampu memilih media yang mampu memberikan wawasan dan kecerdasan intelektual dengan menyeleksi, menyikapi, dan menggunakan media dengan cerdas”, ungkapnya. (Margaretha Sinaga).