Berbagi Semangat di Padjadjaran Ramadhan Festival 2018

 

Penyerahan Sertifikat kepada Ustad Nur Ihsan Jundullah (Kang Abe) oleh Ibu Lilis Puspita Sari seusai tausyiah di Masjid Raya Unpad (MRU)

JATINANGOR – Bulan Ramadhan merupakan bulan suci yang selalu dinantikan oleh seluruh umat muslim di dunia. Begitupun di tahun ini banyak orang berbondong-bondong mencari ladang pahala dan menebarkan kebaikan. Sebagai bentuk rasa syukur dan komitmen untuk menebarkan semangat positif di bulan ramadhan, Mahasiswa Program Studi Hubungan Masyarakat angkatan 2015 Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran mengadakan event Padjadjaran Ramadhan Festival 2018 yang diisi dengan charity, tausyiah, food festival, ramadhan jamming night pada kamis (24/5) di Batalyon dan Masjid Raya Unpad Jatinangor.

Kegiatan dimulai dengan kajian keagamaan dengan tema “lets go to jannah through hijrah” oleh Ustad Nur Ihsan Jundullah (Kang Abe) di Mesjid Raya Unpad Jatinangor. Dalam kajian tersebut Kang Abe membahas bagaimana cara berhijrah di bulan Ramadhan demi menggapai surga, karena di bulan inilah seluruh pintu neraka ditutup dan pintu-pintu surga dibukakan seluas-luasnya. Kang Abe menjelaskan bahwa terdapat beberapa cara untuk meraih surga dibulan ini yang salah satunya adalah dengan cara membersihkan harta yang kita miliki dengan bersedekah kepada sesama yang membutuhkan.

Melihat pentingnya bersedekah (berbagi dengan sesama), Padjadjaran Ramadhan Festival 2018 menggalang donasi yang diberikan dalam bentuk 70 paket “Berkah Ramadhan” yang berisi bahan sembako seperti beras, minyak, gula kepada para local heroes yakni pekerja K3L di lingkungan Universitas Padjadjaran serta pembagian 100 menu berbuka puasa untuk local heroes lainnya seperti satpam, pemulung, tukang angkot, dll. Simbolisasi pemberian paket “Berkah Ramadhan” dan menu berbuka puasa dilakukan oleh Ibu Renata Annisa selaku Dosen Pengampu Mata Kuliah Public Relations Event kepada Bapak blablabla selaku perwakilan dari K3L Unpad Jatinangor.

“Alhamdulillah memang salah satu fokus dari kegiatan Padjadjaran Ramadhan Festival 2018 adalah charity dimana para donatur menyumbangkan sedikit rezeki mereka dan kami alokasikan menjadi parcel “Berkah Ramadhan” dan paket berbuka puasa bagi para Local Heroes”, Ujar Nada Salsabila selaku Project Officer Padjadjaran Ramadhan Festival 2018.

Selain kegiatan Charity, Padjadjaran Ramadhan Festival 2018 pun dimeriahkan dengan food festival yang memuat berbagai kuliner dan beberapa diantaranya tidak terdapat di Jatinangor. Tak hanya kuliner, salah satu booth yang menyedot perhatian pengunjung adalah Kreasi Henna yang biasanya digunakan oleh para kaum hawa.

Penampilan istimewa Soulvibe yang membawakan 10 lagu hitsnya

Sembari berbuka dan berjalan-jalan di Padjadjaran Ramadhan Festival 2018, pengunjung pun dihibur oleh beberapa musisi lokal yakni Maroon Music, KMF, Gigolos, Big Fat Liar Academy, Aliya Shafira, Febrian Ihsan, Fairuz Hasna Project, Amigdala dan ditutup oleh penampilan istimewa Soulvibe yang membawakan beberapa lagu populer mereka seperti Biarlah, Antartika, hingga Sahabat Sejati.

“Asyik banget sih lagi puasa ada PRfest kaya gini. Ada kajian, terus banyak makanan juga ditambah ada acara musik yang bisa menghibur habis tarawehan. Ya semoga tahun depan di Jatinangor ada kegiatan kaya gini lagi sih”, Tutup Astrid, salah satu pengunjung Padjadjaran Ramadhan Festival 2018. (Inayah Zahra)

Profil Mahasiswa

Bunga Claudya, Aktivis, Juara dan Jiwa Sosial

February 1, 2017

Bunga Claudya, Aktivis, Juara dan Jiwa Sosial
BUNGA CLAUDYA selain fokus dalam kegiatan akademik, mahasiswa jurusan Jurnalistik Fikom Unpad angkatan 2012 ini serius menggeluti organisasi.

Profil Dosen

Hadi Suprapto Arifin, Sukses Berawal dari Rumah

January 6, 2017

Hadi Suprapto Arifin, Sukses Berawal dari Rumah
DOSEN Fikom Unpad yang satu ini mudah dikenali dari gaya berpakaiannya yang lain dari yang lain. Pria kelahiran

Profil Alumni

Riki Dhanu, Sang Spesialis Jurnalisme Investigasi dan Depth Reporting

January 19, 2017

Riki Dhanu, Sang Spesialis Jurnalisme Investigasi dan Depth Reporting
SEORANG jurnalis investigasi hadir di tengah-tengah kehidupan jurnalisme bukan sekedar mengungkap kebenaran, tetapi juga sebagai bentuk advokasi. Jurnalis mampu