Cerdas Cermat Politik SMA se Kab. Sumedang di Fikom Unpad

 
Pserta Cerdas Cermat SMA se Kab-Sumedang. (Foto Suwito)

Pserta Cerdas Cermat SMA se Kab-Sumedang. (Foto Suwito)

JATINANGOR – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri bekerjasama dengan Fikom Unpad menyelenggarakan Cerdas Cermat Politik Pendidikan Budaya dan Etika Politik bagi Pelajar dan Mahasiswa pada Selasa, 28 April 2015 di Auditorium Oemi Abdurrahman Fikom Unpad. Acara tersebut diikuti oleh sekitar 50 orang siswa-siswi SMA se Kabupaten Sumedang.
Diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan penyematan tanda peserta oleh Kepala BAKESBANGPOL Jawa Barat Bagian Bidang Politik Dalam Negeri, Drs. Ahmad Antoni. Acara berlanjut dengan pemberian materi yang dipandu oleh dosen Jurnalistik Fikom Unpad, Rinda Aunilah. Materi pertama tentang “Kesadaran Politik bagi Generasi Muda di Jawa Barat” disampaikan oleh Dr. Antar Venus, dosen Manajemen Komunikasi Fikom Unpad. Materi kedua tentang “Sekilas tentang Pendidikan Bela Negara di Jawa Barat” dipaparkan oleh Dr. Dadang Rahmat Hidayat, Koord Program Studi Jurnalistik Fikom Unpad.
“Bela negara itu seperti tim sepakbola, ada yang berposisi sebagai defender bertugas untuk mempertahankan keutuhan negara dan juga striker yang bertugas untuk memajukan negara ke arah yang lebih baik,” ujar Dr. Dadang Rahmat Hidayat. Setelah materi kedua, seorang siswi mengajukan pertanyaan bagaimana sikap pemerintah terhadap pengedaran narkoba di Indonesia oleh warga negara asing yang sangat dikritisi oleh pemerintah negara lain tersebut. Beliau menjawab, “Bela negara tidak hanya saat peperangan saja, tapi juga dalam menegakkan kedaulatan hukum negara.” Selanjutnya materi ketiga tentang “Pendidikan Budaya Politik, Siap Menang dan Siap Kalah.”
Cerdas Cermat
Acara berlangsung meriah pada sesi Cerdas Cermat Politik. Tim juri terdiri dari Dr. Dadang Rahmat Hidayat, Dr. Antar Venus, dan juga Gumgum Gumilar, S.Sos., M.Si. Sedangkan peserta cerdas cermat terdiri dari tiga tim dengan tiga orang peserta per timnya, yaitu SMAN Jatinangor, SMAN 1 Cimalaka, dan SMAN 2 Sumedang. Tim juri memberikan beberapa topik bertema media massa dalam kehidupan politik, bela negara, dan juga kesiapan menang dan kalah dalam kompetisi politik.
Setelah dilakukan penilaian oleh tim juri, SMA Jatinangor keluar sebagai pemenang pertama diikuti oleh SMAN 1 Cimalaka, dan SMAN 2 Sumedang di posisi ketiga. “Bertambahnya wawasan tentang politik dan saya merasa tergugah untuk sadar dan ikut berpartisipasi dalam politik,” ucap Amanda Nazwa sebagai salah satu anggota tim SMAN Jatinangor. Rekannya, Alya Rizkita menambahkan, “Kebanggaan bagi saya dapat mengikuti kegiatan ini.” Begitu juga tanggapan Muhammad Faisal Pasha Ridwan, “Saya banyak belajar tentang politik dan bela negara melalui acara ini.”

 

Henni Linawati selaku Ketua Panitia kegiatan ini mengungkapkan, “Pendidikan dan kesadaran berpolitik harus diberikan sejak dini, terutama untuk siswa-siswi SMA yang sudah mendapatkan kesempatan untuk berpartisipasi menjadi pemilih termuda dalam pemilihan umum dan daerah.” Untuk itu kegiatan ini dapat berjalan sukses sesuai dengan tema “Pendidikan Budaya dan Etika Politik untuk Mewujudkan Karakterisitik Demokrasi Pancasila,” tambah Henny. (Evelynd)