CSR Masih Dianggap Tidak Bermanfaat

 
Dr.Nurrahmawati,MSi

Dr.Nurrahmawati,MSi

BANDUNGProgram Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai salah satu strategi perusahaan, kelihatannya masih belum menjadi fokus perhatian dabn masih dianggap tidak banyak dayaguna yang nyata. Hal ini karena masih kerapnya aksi unjuk rasa dan aneka masalah yang muncul di sekitar perusahaan. Akibatnya banyak kalangan yang meragukan urgensi aktivitas CSR ini.

 
Nurrahmawati mengungkapkan hal itu dalam sidang Promosi Doktor Ilmu Komunikasi di Program Pascasarjana Unpad, Rabu (13/8), di Kampus Unpad Jl.Dipatiukur 35 Bandung. Wati, sapaan akrab promovendus tampil mempertahankan disertasi berjudul “Konflik Reputasi Organisasi antara Perusahaan dengan Pemerintah dalam Program CSR”. Wati meneliti sejumlah BUMN, perusahaan swasta dan pemerintah dalam pengelolaan program CSR. Atas disertasinya ini, Wati lulus dengan yudisium Sangat Memuaskan.

Wati-2Berbagai masalah di atas, ungkap Wati merupakan faktor yang menjadi pertimbangan pemerintah untuk melakukan pendekatan melalui regulasi bersama DPR untuk memasukan tanggungjawab sosial dan lingkungan dalam UU no 40/2007 tentang Perseroan Terbatas. Meski demikian, sambung Wati sampai saat ini dalam implementasinya belum sepenuhnya dilaksanakan apalagi sanksi bagi pelanggarnya. Sebagian besar perusahaan, umumnya masih menolak terhadap salah satu pasal tentang CSR dalam UU tersebut dengan alasan, pelaksanaan CSR hanya akan membebani anggaran perusahaan.
Pasal 74 UU no.40/2007 tersebut, papar Wati telah menimbulkan konflik antara perusahaan dengan pemerintah. “Ini terbukti dengan adanya sekelompok perusahaan yang melakukan Judicial Review terhadap UU tersebut” ujar Wati.

Nurrahmawati sehari-hari adalah dosen Fikom Universitas Islam Bandung (Unisba). Namun perempuan kelahiran Garut 55 tahun yang lalu ini pendidikan tingginya dari mulai  jenjang S1, S2 dan terakhir program doktoralnya semuanya ditempuh di almamaternya, Fikom Universitas Padjadjaran , sedangkan pendidikan SD sampai SMA ia jalani di Kota Bandung (AA).