Dies Natalis ke-55 Fikom Unpad, Internasionalisasi Jilid II

 
Dekan Fikom Unpad, Prof.Deddy Mulyana (Paling kiri).

Dekan Fikom Unpad, Prof.Deddy Mulyana (Paling kiri).

JATINANGOR – Di usianya yang mencapai 55 Tahun, Fikom Unpad diharapkan mampu lebih mendunia lagi, baik daosen dan mahasiswanya yang berkiprah di luar negeri, juga kerjasama dengan pihak luar negeri dan dosen tamu dari berbagai negara bisa ditingkatkan lagi. “Saya berharap, setelah dekan baru nanti, kiprah Internasiolisasi Fikom memasuki babak baru atau jilid kedua” Ungkap Dekan Fikom Unpad, Prof.Deddy Mulyana,MA,PhD.

 
Pernyataan Deddy tersebut diungkapkan dalam sambutan Peringatan Dies Natalis Fikom Unpad ke 55 Senin, (28/9) di Bale Sawala Rektorat Universitas Padjadjaran atinangor. Lustrum ke XI Fikom Unpad ini dihadiri pula oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Drs. Rudiantara dan Kapolda Banten Brigjen Pol. Boy Rafli. Juga hadir Rektor Unpad Prof. Dr. Med. Tri Hanggono Achmad, dr. dan Wakil Rektor I Unpad Prof. Dr. H. Engkus Kuswarno, M.S. serta civitas akademika Fikom Unpad, tim dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta para tamu undangan.

 
Acara diawali dengan sambutan Rektor Unpad, Prof. Tri Hanggono, “Fikom Unpad telah menjadi fakultas kebanggaan di Unpad dengan citra yang baik untuk meningkatkan daya saing bangsa di dunia internasional.”

 
Prof. Tri Hanggono menambahkan, dengan sinergi dari berbagai pihak dan pendekatan antisipatif terhadap tantangan, Fikom Unpad diharapkan dapat memberikan komtribusi lebih besar untuk negeri. Rektor Unpad juga mengapresiasi pelaksanaan simposium komunikasi kesehatan pada rangkaian Dies Natalis Fikom Unpad ke 55, minggu lalu.

 
Dekan Fikom Unpad dalam sambutannya mengungkapkan, Prof. Deddy Mulyana, M.A., Ph.D, saat ini Fikom Unpad berada dalam kondisi stabil dan kondusif. “Ditandai dengan terpilihnya Fikom Unpad sebagai The Best School of Communication di Indonesia selama lima tahun berturut-turut berdasarkan survei grup SWA di Jakarta,” papar Deddy. Pencapaian lainnya adalah akreditasi A untuk semua program studi di Fikom Unpad dan menjadi fakultas favorit di Unpad.

 
Deddy berharap, Internasionalisasi Fikom Unpad Jilid II bisa terwujud. Saat ini telah dibuktikan dengan kemajuan akademik Fikom yang tak hanya bersifat nasional tapi juga internasional. Beberapa dosen Fikom Unpad telah mendapatkan beasiswa untuk belajar di luar negeri. Banyak dosen yang menjadi pembicara dalam konferensi dan seminar internasional dan mempresentasikan makalahnya di Dubai, Spanyol, Portugal, London, Jepang, Singapura, dan Malaysia. Fikom Unpad juga telah didatangi dosen tamu dari Amerika Serikat, Australia, Korea Selatan, dan juga Belanda.

 
“Sebagian besar doktor di Fikom Unpad aktif menulis artikel di jurnal ilmiah internasional dan menulis beberapa buku yang akan diluncurkan pada akhir acara Dies Natalis ini,” ungkap Deddy Mulyana.

 
“Fikom Unpad telah merintis kelas internasional di program S1 dan juga membangun Media Centre yang berfungsi untuk menghubungkan Unpad dengan dunia luar agar mempercepat laju Unpad menjadi universitas kelas dunia,” tambahnya.

 
Rangkaian acara puncak Dies Natalis Fikom Unpad ke 55 dilanjutkan dengan Orasi Ilmiah dengan mengusung tema “Peran dan Perkembangan Information, Communication, and Technology (ICT) di Indonesia oleh Menteri Komunikasi dan Informatika RI Drs. Rudiantara, MBA. dan Guru Besar Fakultas Ilmu Komunikasi Unpad Prof. Dr. Engkus Kuswarno, M.S.

 
Acara juga dimeriahkan dengan Fikom Unpad Awards sebagai ajang apresiasi terhadap civitas akademika, tokoh komunikasi, perusahaan, serta lembaga dan asosiasi yang telah berkontribusi dalam pengembangan di bidang ilmu komunikasi. Rangkaian lainnya adalah penandatanganan kerjasama di bidang pengembangan dan penguatan kurikulum dan profesi komunikasi (Jurnalistik) antara Fikom Unpad dengan Dewan Pers dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI). (Evelynd)