Elizabeth Augustina Sagala

 

Hidup untuk Pengalaman Bukan Mencari Kemenangan

Elizabeth Augustina Sagala, Mawapres Fikom Unpad 2014

Elizabeth Augustina Sagala, Mawapres Fikom Unpad 2014

Menjadi mahasiswa dengan segudang pengalaman dan prestasi merupakan impian sebagian besar orang yang sedang menimba ilmu di perguruan tinggi. Berbagai prestasi dapat diukir melalui beragam bidang. Tidak hanya prestasi di bidang akademik, mahasiswa dapat mengembangkan dirinya melalui berbagai bidang non akademik seperti organisasi, kepemimpinan, maupun hobi. Pengalaman-pengalaman yang didapat tentunya akan sangat berguna untuk mengasah kemampuan, minat, dan bakat yang akan dibutuhkan ketika terjun ke dunia kerja kelak.

Elizabeth Augustina Sagala adalah salah satu contoh mahasiswa dengan segudang pengalaman. Mahasiswi cantik yang biasa dipanggil Nana ini sekarang masih menjalani masa studinya di Program Studi Ilmu Hubungan Masyarakat (Humas), Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom), Universitas Padjadjaran (Unpad). Dalam tahun ketiga di masa perkuliahannya, Augustina berhasil menyandang predikat sebagai mahasiswa berprestasi (Mawapres) untuk tingkat fakultas setelah mengalahkan para kandidat lainnya dari departemen/prodi di lingkungan Fikom Unpad. Mahasiswa angkatan 2011 ini juga sempat mewakili Fikom mengikuti seleksi mawapres di tingkat universitas.

Lahir dari orang tua yang berprofesi sebagai diplomat, Augustina sempat merasakan tinggal di negara yang berbeda-beda. Mahasiswa kelahiran London, 16 Agustus 1993 ini sempat mengenyam pendidikan tingkat dasar (SD) di Bucharest, Romania baru kemudian pindah ke Indonesia untuk melanjutkan studi ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Pengalamannya hidup berpindah-pindah membuat Agustina memiliki kemampuan bahasa yang mengagumkan. Selain mahir dalam berbahasa inggris baik written maupun oral, ia juga menguasai daily conversation dalam bahasa Jerman dan bahasa Rumania.

Augustina aktif dalam berbagai organisasi kampus. Ia pernah bergabung bersama Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Unpad (BEM KEMA) di bagian Media dan Informasi periode 2012/2013. Ia juga pernah dipercaya menjadi koordinator divisi media internal dalam Ikatan Mahasiswa Kristen Katolik (IMKK) Fikom Unpad periode 2012/2013. Sekarang Augustina mengemban jabatan sebagai redaktur pelaksana Lembaga Penerbitan Pers Mahasiswa (LPPM) D’Jatinangor Fikom Unpad sekaligus menjadi staff penelitian dan pengembangan (Litbang) di Himpunan Mahasiswa Hubungan Masyarakat (Hima Humas), Fikom Unpad.

Aktif di berbagai organisasi bukan berarti kemudian meninggalkan kepentingan akademik. Augustina berhasil membuktikan bahwa ia mampu menyeimbangkan keberhasilan di bidang akademik dan non akademik. Indeks Prestasi Komulatif (IPK) Agustina dalam lima semester terakhir sudah mencapai angka 3,89. Berbekal segala pengalaman dan kemampuannya tersebut, Augustina berhasil mengalahkan kandidat dari dua program studi lainnya hingga akhirnya lolos menjadi Mahasiswa Berprestasi Fakultas Ilmu Komunikasi 2014.

Berbagai prestasi lain juga telah berhasil diraih oleh Augustina. Pada masa SMP, ia pernah meraih juara 3 lomba storytelling se-Jakarta Selatan dan ia juga berhasil menjadi lulusan terbaik ketiga di sekolahnya. Saat kuliah ia mengikuti beberapa lomba public relation (PR) hingga berhasil menjadi juara dalam Padjadjaran Public Relation Fair 2013 serta menjadi finalis dalam Public Relations Campaign Competition yang diadakan oleh Ajisaka, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Gajah Mada (UGM).

Gadis ramah berparas ayu ini juga memiliki hobi yang beragam, antara lain membuat handycraft, menggambar, dan menulis. Ia memiliki blog berisi gambar berupa ekspresi. Ia senang menggambar ekspresi wajah teman-temannya. Sewaktu SMA, Augustina juga pernah membuat lima desain baju yang kemudian digunakan oleh teman-temannya untuk acara prom night. Untuk hobi menulis, Augustina lebih banyak menyalurkannya melalui majalah kampus.

Prinsip yang ditekankan Augustina untuk dirinya adalah hidup berintegritas. “Aku termasuk orang yang maruk organisasi dan pengalaman,” ungkapnya. Bidang akademik dan non akademik adalah paket komplit baginya meskipun ia tetap memiliki prioritas. “Aku memilih aktif organisasi tanpa mengganggu studi, jika studi terganggu aku akan lepas UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa-red),” tuturnya saat diwawancarai Minggu (27/4).

Banyak sekali pelajaran yang dapat diambil dari sosok Elizabeth Augustina Sagala. Ia adalah sosok yang  gigih, tak kenal jenuh dan bosan, namun cenderung perfeksionis. Ia memiliki tatanan target yang harus dicapai dalam hidupnya. Gadis yang bercita-cita menjadi diplomat ini tidak takut dengan kegagalan dan akan terus mencoba melakukan berbagai hal karena yang ia cari dalam hidupnya adalah pengalaman, bukanlah kemenangan. (Nisa Dwiresya Putri)