Program Studi Jurnalistik

 

Program Studi Jurnalistik akan membekali lulusannya dengan pengetahuan khusus (pengetahuan jurnalistik, pengetahuan tentang konsep penelitian sosial dan pengetahuan pendukung yang relevan), keterampilan (manajerial dan praktis) karakter lulusan yang memiliki idealisme yang kuat, mematuhi norma dan etika profesi, memiliki standar, ksitis dan skeptik, jujur, memiliki keingintahuan yang tinggi, berani menerima tantangan, disiplin dan mematuhi aturan profesi, memiliki keberanian dan berpikiran terbuka, serta kemampuan berkomunikasi dan melekteknologi untuk mengoptimalkan praktik jurnallistik

Prospek Kerja:

Program Studi Jurnalistik ini mencetak sarjana jurnalistik yang dapat menjadi: Jurnalis media cetak, elektronik, online; Produser Konten Media; Periset Media; Fotografer; Pengajar jurnalistik; Konsultan/ analis media

Program studi Jurnalistik sebagai sebuah institusi pendidikan bertujuan untuk menghasilkan lulusan dengan kualifikasi sebagai berikut:

  1. Berkepribadian serta mempunyai kesadaran bernegara dan bermasyarakat sesuai dengan Pancasila namun memiliki kemampuan yang diakui dunia internasional sesuai dengan kualifikasi yang ditetapkan ISO.
  2. Bersikap terbuka dan tanggap terhadap perubahan, kemajuan ilmu dan teknologi dan masalah masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan bidang komunikasi, teknologi komunikasi dan jurnalistik
  3. Menguasai dasar-dasar metodologi ilmu dan etika jurnalistik, sehingga mampu mengembangkan Ilmu Komunikasi dan bertindak sebagai sarjana jurnalistik yang cermat dan bijaksana.
  4. Mempunyai keahlian dasar dalam memahami, menjelaskan, dan memecahkan masalah yang ada dalam lingkup jurnalistik.
  5. Memahami asas-asas pengelolaan dan mampu memangku jabatan sesuai dengan kemampuan teoritis dan keterampilan praktis jurnalistik.

Berdasarkan tujuan di atas, maka jelaslah bahwa pendidikan Ilmu Jurnalistik yang dimaksud di sini ingin membangun sumber daya yang professional dan membawa dunia jurnalistik menjadi sebuah profesi yang memiliki standar tinggi. Sama halnya dengan profesi lain yang diakui di masyarakat, maka tenaga profesional Jurnalistik dituntut memiliki standar pengetahuan dan kemampuan atau yang lazim disebut standar kualifikasi kompetensi.

Dalam menentukan standar kompetensi, Program Studi Jurnalistik Fikom Unpad yang selama ini menyelenggarakan pendidikan Ilmu Jurnalistik tidak menentukan sendiri. Agar standar tersebut applicable maka perlu dibangun hubungan yang baik dengan para pengguna lulusan pendidikan Ilmu Jurnalistik atau pada stake-holder. Setelah adanya hubungan yang baik, prodi kemudian melakukan dengar pendapat untuk meminta pertimbangan tentang standar kualifikasi yang dibutuhkan di dunia kerja dan di masayarakat. Usulan dan aspirasi dari stake-holders inilah yang selanjutnya menjadi alasan program studi serta menyusun visi dan misinya.

Dari hasil dengar pendapat dengan stake-holder dan masyarakat, prodi jurnalistik menentukan ciri-ciri profesi jurnalistik sebagai berikut:

  1. Menjalankan pekerjaan berdasarkan pengetahuan khusus (specialized knowledge) dan keterampilan (skill)
  2. Terorganisir dalam organisasi profesi
  3. Memiliki kode etik (code of ethics) profesi
  4. Memiliki kewenangan untuk mengatur dirinya sendiri (professional authority)
  5. Memiliki hak yang dilindungi hukum
  6. Memerlukan sistem kedisiplinan
  7. Memerlukan kesadaran bertanggung jawab atas penerapan pengetahuan dan keterampilan

Berdasarkan ciri-ciri profesi tersebut, prodi jurnalistik menentukan kualifikasi kompetensi yang harus dimiliki lulusan prodi jurnalistik yaitu:

Pengetahuan Khusus (specialized knowledge)

  • Journalism knowledge (pengetahuan jurnalistik) meliputi pengetahuan dasar ilmu komunikasi (termasuk filsafat, logika, dan bahasa), pengetahuan dasar jurnalistik, sampai dengan pengetahuan jurnalistik tingkat lanjut (advance).
  • Social research knowledge (pengetahuan tentang konsep penelitian sosial), meliputi pengetahuan tentang metode- metode penelitian serta teknik analisis yang berguna untuk mencari dan mengolah data di lapangan.
  • Relevant knowledge (pengetahuan pendukung yang relevan), meliputi ilmu hukum, ekonomi, politik, psikologi, bahkan bila perlu ilmu-ilmu eksakta.

Skill

Keterampilan manajerial

Keterampilan praktis, yang terdiri dari:

– Nose of news
– News gathering
– News writing (writing, editing, mixing)
– News presenting
– News evaluating