Fikom Universitas Persada Indonesia (YAI) Jakarta, Kunjungi Fikom Unpad

 
Pimpinan dan Dosen Fikom Universotas Persada Indonesia di Kampus Fikom Jatinangor. (Foto Suwito).

Pimpinan dan Dosen Fikom Universitas Persada Indonesia di Kampus Fikom Jatinangor. (Foto Suwito).

JATINANGOR – Fikom Universitas Persada Indonesia YAI Jakarta, Kamis (21/5) mengunjungi kampus Fikom Unpad Jatinangor. Rombongan ini terdiri dari pimpinan fakulktas dan beberapa dosen. Rombongan dipimpin oleh Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Syarifudin S. Gassing, M.Si. untuk melakukan studi banding mengenai kurikulum dan tata kelola akademik.

 
Kunjungan diterima oleh Wakil Dekan I Fikom Unpad, Dr. Atwar Bajari, M.Si, Kepala UPT Hubungan Masyarakat, Aat Ruchiat Nugraha, S.Sos., M.Si. dan Kepala Pusat Pengembangan Kegiatan dan Kreatifitas Mahasiswa (P2KM) Fikom Unpad, FX. Ari Agung Prastowo, M.I.Kom.,

 

 

Menurut Dr. Syarifuddin S. Gassing, M.Si,kunjungan rombongan Fikom Universitas Persada Indonesia YAI Jakarta yang berjumlah 7 orang ini, difokuskan untuk menimba ilmu dari Fikom Unpad, terutama terkait dengan sistem manajemen akademik dan kurikulum program diploma, sarjana dan pascasarjana. “Kunjungan dan studi banding ini lebih fokus kepada bagaimana implementasi kurikulum yang berbasiskan Kompetensi (KBK) serta pengelolaan laboratorium yang menunjang perkuliahan”,ujar Syarifudin.

 

 

Wakil Dekan I Fikom Unpad, Dr. Atwar Bajari, M.Si, menuturkan, pengelolaan manajemen akademik di Unpad sudah berdasarkan pada Kurikulum Perguruan Tinggi (KPT) yang merupakan lanjutan dari implementasi kurikulum berbasiskan kompetensi (KBK) tahun 2014 dengan daya dukungnya semua aspek pembelajarannya harus memanfaatkan teknologi. Program studi di Fikom Unpad yang sudah menerapkan prinsip-prinsip KBK adalah Prodi Jurnalistik. Di Unpad sendiri fakultas yang dijadikan pilot project penerapan kurikulum ini secara keseluruhan yaitu Fakultas Kedokteran, Fakultas kedokteran Gigi dan Fakultas Farmasi, terangnya.

 

 

Selain persoalan pengelolaan manajemen akademik, dalam studi banding kali ini juga mengemuka beberapa persoalan, seperti aspek pendanaan yang berkaitan dengan telah berubahnya Unpad dari Perguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Umum (BLU) menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN BH), rekrutmen mahasiswa program Diploma, Sarjana, & Pascasarjana, dan pengelolaan program studi S1 yaitu Ilmu Komunikasi, Ilmu Informasi & Perpustakaan, Jurnalistik, Hubungan Masyarakat, dan Manajemen Komunikasi serta prodi terbaru yang merupakan mandatory dari Dikti secara langsung, yaitu Prodi Televisi dan Film.

 

 

Terkait dengan penerimaan mahasiswa untuk program S1 tahun ini, prodi yang ada di Fikom Unpad menjadi pilihan favorit para calon mahasiswa dari jalur SNMPTN yang mencapai sekitar 7000an pendaftar. Dengan jumlah peminat yang paling banyak ditempati oleh prodi TV & Film dengan jumlah pendaftar 4000an dan secara keselurahan berdasarkan jumlah peminat/pendaftar Fikom Unpad menjadi nomor satu di tingkat Universitas.

 
Lebih lanjut, Atwar menjelaskan dalam pelaksanaan penerimaan mahasiswa baru, Unpad menerima dari jalur SNMPTN, SBMPTN dan Bidik Misi yang mengutamakan calon mahasiswa yang berasal dari kabupaten/kota di Jawa Barat dengan program “Unpad Nyaah ka Jabar” (“Unpad Cinta Jabar). Program ini diharapkan dapat membantu dan memfasilitasi kemerataan pendidikan bagi masyarakat Jawa Barat, yang beberapa tahun sebelumnya Fikom Unpad, lebih banyak para mahasiswanya dari daerah Jakarta dan sekitarnya, kata Atwar Bajari.

 
Sejauh ini, Fikom Unpad telah merasiokan penerimaan mahasiswa dengan jumlah pengampunya di setiap prodi sehingga capaian learning outcome nya agar dapat tercapai dengan baik dan tetap terjaga kualitas kompetensi para lulusan,” pungkasnya. (ARN)