Fikom Unpad Terima Kunjungan Universitas Al Azhar Indonesia

 

Al-Azhar-1

JATINANGOR – Sebanyak 10 orang pejabat struktural dan dosen dari Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) melakukan kunjungan ke Fikom Unpad, Rabu (02/09). Rombongan dipimpin oleh Kepala Bagian Pengembangan Inovasi dan Kerjasama UAI, M. Ghozali Moenawar, Lc., MM.

 
Kedatangan rombongan dari UAI ini disambut hangat oleh Dr. Atwar Bajari,M.Si (Wakil Dekan I), Dr. Suwandi Sumartias, M.Si (Ketua Prodi Magister Ilmu Komunikasi), Dr. Siti Karlinah, M.Si (Ketua Prodi Doktor Ilmu Komunikasi), Maimon Herawati S.Sos., M.Litt (Kepala UPT Kerjasama), dan Aat Ruchiat Nugraha, S.Sos., M.Si (Kepala UPT Hubungan Masyarakat) di Ruang Rapat Pleno, Kampus Fikom Unpad.

 
M. Ghozali Moenawar, Lc., MM menyampaikan maksud kunjungan ini adalah untuk mengembangkan program pascasarjana dan program lainnya di UAI. “Saat ini Universitas Al Azhar sedang belajar dari “senior”. Fikom Unpad menjadi role model kami.” ungkapnya.

 
Wakil Dekan I Fikom Unpad, Dr. Atwar Bajari,M.Si, memaparkan profil Fikom Unpad, mulai dari sejarah, pilihan favorit bagi calon mahasiswa sarjana, angka penyelesaian studi tepat waktu, rata-rata IPK, hingga penjelasan mengenai program magister dan doktor.

 
Selanjutnya digelar diskusi dengan suasana santai antara Prodi Ilmu Komunikasi UAI dan Fikom Unpad. Salah seorang dosen UAI yang hadir menanyakan perihal strategi publikasi program pascasarjana Fikom Unpad untuk meningkatkan nilai akreditasi. “Setiap mahasiswa S2 atau S3 diharapkan menerbitkan satu atau dua jurnal internasional”, tutur Dr. Atwar Bajari,M.Si.

 
Terkait dengan peningkatan nilai akreditasi, dosen UAI lainnya menanyakan mekanisme pengembangan kurikulum. Menurut Maimon Herawati S.Sos., M.Litt ada beberapa cara yang ditempuh Prodi Jurnalistik untuk mencapai keberhasilan pengembangan kurikulum, yaitu mengambil data dari UNESCO dan memperhatikan benchmark-nya, mengundang lulusan yang aktif di media, memperhatikan mahasiswa yang sedang job training di beberapa perusahaan, menjalin kerjasama dengan Fulbright serta ABV, mengadakan diskusi tentang perkembangan jurnalistik, dan membuat media center. “Diadakan pula evaluasi kurikulum setiap empat tahun sekali”, tambah Maimon. (Margaretha Sinaga)