Filsafat Komunikasi Orang Melayu

 

Filsafat Komunikasi Orang Melayu

 

Judul Filsafat Komunikasi Orang Melayu
No. ISBN 9786027973282
Penulis Dr. Antar Venus, M.A.
Penerbit Simbiosa Rekatama Media 
Tanggal terbit Oktober – 2015

 

 

 

 

Dalam khazanah pemikiran orang Melayu, komunikasi tampaknya menjadi sendi membangun kehidupan bersama, Orang Melayu lebih suka mendahulukan cara komunikasi daripada cara kekerasan yang dianggap tidak cerdas dan tidak beradab dalam menyelesaikan masalah. Cara berpikir semacam ini tampak nyata dalam beragam kearifan lokai masyarakat Melayu yang terepresentasikan dalam berbagai peri bahasa dan ungkapan,

Bertolak dari peri bahasa dan ungkapan Melayu yang ada, kita akan menemukan cara pandang orang Melayu tentang komunikasi. Bagi mereka, komunikasi bukanlah perkara sambil lalu, ia harus ‘dirasai’ dan ‘dipikiri’ Orang Melayu memandang komunikasi bermula dari hati yang dianggap sebagai pusat pe rasa an, pengertian, dan moralitas. Dengan bertolak dari hati, komunikasi dlpandang menjadi arena kerja sama yang memungkinkan setiap orang memperoleh kepuasaan, manfaat, serta penguatan hubungan antarpribadi

Berdasarkan analisis paremiologis yang penulis lakukan, penulis menemukan bahwa sistem gagasan orang Melayu tentang komunikasi telah tersusun secara apik, sistematik, dan bersifat saling mengait. Susunan tersebut kemudian terepresentasikan dalam bentuk dua buah model yang penulis namakan: Model Komunikasi Burung Serindit dan Model Komunikasi Berbudi basa,
***

“This interesting publication is a through study on the significant role of the major philosophy of ‘Budi’ of the Malay Region cultures in the people communication as a crucial socio-cuftural tool for maintaining their life and livelihood over many generations.
Prof. Dr. L. Jan Slikkerveer
Director Leiden Ethnosystems and Development Programe- Universiteit Leiden.“Melayu bukan hanya sebuah etnik, melainkan juga kebudayaan bahkan peradaban. Buku yang unik ini dapat menjadi rujukan pemerhati komunikasi, bahasa, dan budaya Melayu, untuk menetusuri akarfilsafat sekaligus strategi untuk memperkokoh eksistensi Melayu sebagai sebuah peradaban
Prof. Dr. Engkus Kuswarno
Guru Besar Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran.“Oi tengah gelombang globaiisasi yang menyutitkan pewarisan budaya, buku ini hadir sebagai pencerah yang meluaskan pemohaman kita tentang filsafat dan budaya komunikasi orang Melayu”.
Prof. Madoka Fukuoka, Ph.D
Graduate School of Human Sciences-Osaka University.
***
Ulasan mengenai buku ini dibahas tuntas dalam harian umum Republika edisi 26 April 2016. Berikut adalah tautannya;
“Seberapa Melayukah Kita?”
http://www.republika.co.id/berita/koran/teraju/16/04/26/o68h0613-seberapa-melayukah-kita

“Orang Melayu yang Kuat Mendengar”
http://www.republika.co.id/berita/koran/teraju/16/04/26/o68h0614-orang-melayu-yang-kuat-mendengar
“Berkumpul dan Tentu Saja Makan”
“Selesai dengan Hati”

Profil Mahasiswa

Dewi Permata Sari, Omset Bisnisnya Ratusan Juta Rupiah per Bulan

January 6, 2017

Dewi Permata Sari, Omset Bisnisnya Ratusan Juta Rupiah per Bulan
“SEKECIL apapun usaha, setidaknya kita menjadi bos dari usaha tersebut daripada terjun dalam usaha yang besar, namun kita

Profil Dosen

Hadi Suprapto Arifin, Sukses Berawal dari Rumah

January 6, 2017

Hadi Suprapto Arifin, Sukses Berawal dari Rumah
DOSEN Fikom Unpad yang satu ini mudah dikenali dari gaya berpakaiannya yang lain dari yang lain. Pria kelahiran

Profil Alumni

Riki Dhanu, Sang Spesialis Jurnalisme Investigasi dan Depth Reporting

January 19, 2017

Riki Dhanu, Sang Spesialis Jurnalisme Investigasi dan Depth Reporting
SEORANG jurnalis investigasi hadir di tengah-tengah kehidupan jurnalisme bukan sekedar mengungkap kebenaran, tetapi juga sebagai bentuk advokasi. Jurnalis mampu