Hima D3 Kombis, Gelar Seminar Kewirausahaan.

 
Kepala Bidang Pengaderan Kewirausahaan Menpora Arief Prahasta Soedarja. (Foto Dina Gurning)

Kepala Bidang Pengaderan Kewirausahaan Menpora Arief Prahasta Soedarja. (Foto Dina Gurning)

JATINANGOR – Himpunan Mahasiswa (Hima) D3 Komunikasi Bisnis (Kombis) Fikom Unpad menggelar seminar bertajuk ‘Young Success Enterpreneur’ pada Jumat (15/5) di Aula Moestopo Gedung 4 Fikom Unpad Jatinangor. Dalam seminar ini, hadir empat orang pembicara yang berkecimpung di dunia kewirausahaan. Empat orang tersebut adalah Kepala Bidang Pengaderan Kewirausahaan Menpora, Arief Prahasta Soedarja, pemilik Dung-dung Corner dan Heroes Cafe Yopy Dharisman, pemilik Sweet Batik Nisa Nuraini, dan pemilik DSPH_ID Dinda Safitri.

 
Seminar ini merupakan salah satu program kerja Divisi Kewirausahaan Hima D3 Kombis Fikom Unpad. “Tujuan seminar ini adalah untuk membangkitkan jiwa wirausaha orang-orang muda. “Maka dari itu, target peserta seminar ini adalah siswa SMA dan mahasiswa”,” ujar Ketua Pelaksana Seminar ‘Young Success Enterpreneur‘ sekaligus Ketua Divisi Kewirausahaan Hima Kombis Adinda Suryandani. “”Seminar seperti ini baru pertama kali diadakan oleh Hima Kombis. Semoga bisa jadi acara rutin tahunan”,” ujar Dinda lagi.

 
Masing-masing pembicara membawakan materi mengenai kewirausahaan ke dalam acara yang dihadiri oleh sekitar 150 orang ini. Arief Prahasta Soedarja, salah satunya, menjelaskan Kemenpora sangat mendukung perkembangan wirausaha muda di Indonesia. Kalau masyarakat dengar kata ‘Kemenpora, ingatnya bidang olahraganya saja, lupa ada kata pemuda,” ujar pria yang kerap dipanggil Abah ini. Pria yang juga bekerja sebagai dosen di beberapa perguruan tinggi tersebut juga menjelaskan, pemuda dan wirausaha di usia muda juga bagian dari tanggung jawab Kemenpora.

 

Menurutnya, setinggi-tingginya seseorang punya jabatan, tetap saja dia statusnya karyawan. Sekecil-kecilnya seseorang punya wirausaha, tetap saja jadi bos,” kata Abah. Abah juga menjelaskan, ia sedang sibuk melatih mahasiswa ilmu kelautan di Cirebon tentang kewirausahaan. Abah melihat Kota Cirebon sebagai daerah berprospek tinggi untuk berwirausaha kuliner hasil laut (seafood), apalagi dengan dibangunnya jalan tol antara Cirebon dengan Jakarta.

 
”Bandung mungkin sudah padat, tapi masih ada Cirebon, Kuningan, dan Indramayu. Mahasiswa di Jawa Barat masih punya kesempatan besar untuk berwirausaha,” ujar Abah lagi. (Dina Gurning).