Iklim dan Komitmen Organisasi Dukung Efektivitas Dakwah

 
Sidang Promosi Iwan koswara. (Foto : AA)

Sidang Promosi Iwan koswara. (Foto : AA)

BANDUNG – Gencarnya kegiatan pendidikan agama yang dilakukan organisasi kemasyarakatan Persatuan Islam (Persis) sebaiknya tidak terfokus kepada pemahaman masalah agama saja, karena masalah pengembangan organisasi, pengembangan SDM, maupun pergerakan dakwah bisa dilakukan sebagai misi penyebaran agama.
Dosen Departemen Manajemen Komunikasi, Iwan Koswara mengungkapkan hal itu dalam Sidang Promosi Doktor, Selasa (12/8) di Program Pascasarjana Unpad Kampus Dipatiukur Bandung. Iwan berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul “Pengaruh Komunikasi Organisasi melalui Iklim Komunikasi dan Komitmen Organisasi terhadap Efektivitas Dakwah”. Sidang dipimpin oleh Prof,H.Deddy Mulyana, MA,PhD, dengan tim Promotor, Prof,Dr.Hj.Nina Winagsih Syam,MS, Prof.Dr.H. Engkus Kuswarno,MS dan Dr. Suwandi Sumartias,MSI. Sedangkan yang bertindak sebagai Oponen Ahli adalah, Prof.H.Deddy Mulyana,MA,PhD, Dr.Hj.Purwanti Hadisiwi,M.Ext.Ed dan Dr.Asep Suryana, MSi. Iwan pun dinyatakan lulus dengan yudisium “sangat memuaskan”.
Akibat hal tersebut di atas, sambung Iwan menyebabkan kurangnya perhatian dalam proses komunikasi organisasi, serta menyebabkan terjadinya hambatan komunikasi dalam jenjang struktural maupun kesalahpahaman dalam berkomunikasi. Semua itu berpengaruh terhadap situasi komunikasi.

 

Iwan Koswara (Foto : AA)

Iwan Koswara (Foto : AA)

Komunikasi organisasi, menurut lelaki kelahiran Sumedang 48 tahun lalu ini, merupakan hal penting sebagi langkah terhadap pembinaan dan pengembangan keanggotaan organisasi, padahal proses berlangsungnya komunikasi organisasi yang melibatkan seluruh komponen organisasi dapat menunjang dan mendorong keberadaan, dedikasi serta kemampuan anggota dalam pemahaman agama dan pelaksanaan dakwahnya, “Dimana dakwah ini merupakan ujung tombak keberhasilan penyebaran agama yang dilakukan para anggota atau jamaahnya” ungkap Iwan.
Berdasarkan hasil penelitiannya, Iwan menemukan bahwa ketika iklim komunikasi berlangsung kondusif, maka akan mendorong jamaah untuk melakukan dakwahnya. “Begitu pun ketika komitmen organisasi tinggi, maka akan mendorong jemaah untuk berusaha menjalankan tugasnya dalam berdakwah” tegasnya.
Menurut Iwan, Ketika iklim organisasi dan komitmen organisasi diintegrasikan secara bersama-sama, terbukti mampu meningkatkan efektivitas dakwah. Dengan sedemikian, sambungnya variabel iklim komunikasi dan komitmen organisasi memberikan pengaruh terhadap ekeftivitas dakwah jamaah Persatuan Islam di Kabupaten Bandung.(AA).