Ilham Fauzi EM, Sang Kepala Suku Wanadri.

 
Ilham Fauzi EM alias Ojel (Foto Koleksi Pribadi)

Ilham Fauzi EM alias Ojel (Foto Koleksi Pribadi)

ILHAM Fauzi EM yang akrab disapa Ojel ini terpilih menjadi Ketua Suku (Ketua Dewan Pengurus) Wanadri pada periode 2012-2014. Ia tergabung dalam Wanadri pada tahun 2008 dengan nama angkatan Bayu Windu. Setelah mendapatkan gelar Sarjana lmu Komunikasi di jurusan Manajemen Komunikasi Fikom Unpad lewat program ekstensi.

 

Ojel saat ini sedang melanjutkan jenjang pendidikannya di program Magister Pascasarjana Industri Kreatif SBM ITB. Pria kelahiran 17 September 1984 ini merupakan pribadi yang dikenal memiliki pola pikir yang visioner dan cerdas. Maka tidak heran seorang Ojel mampu dipercayau untuk memimpin organisasi pecinta alam terbesar dan tertua di Indonesia.

 
Lahir dan dibesarkan di Sukabumi, darah Sunda dalam dirinya amat kental. Saat mulai berkuliah di Program Diploma III Periklanan Fikom Unpad Unpad pada 2004, ia mengaku cukup mengalami kesulitan saat harus beradaptasi dengan lingkungan yang baru. Pasalnya ia belum terbiasa bersosialisasi dengan menggunakan bahasa Indonesia. Kepercayaan diri baru ia peroleh saat bergabung dalam sebuah organisasi yang berbasis pecinta alam.

 

Klub Aktivis Pegiat dan Pemerhati Alam (Kappa) Fikom Unpad merupakan sebuah organisasi yang pertama memberinya pembelajaran untuk memimpin. Ia terpilih menjadi Ketua Kappa pada periode 2006-2007. Dari organisasi ini pula ia mulai mendapatkan ilmu organisasi pecinta alam serta teknik hidup alam bebas, yang kemudian membawanya untuk bergabung dalam organisasi yang lebih besar, Wanadri.

 
Berbagai program di masa kepemimpinannya telah berhasil dilaksanakan yang diantaranya, Wanadri Orientering Games, SPG Andalas Wanadri 2013, rangkaian Dies Wanadri ke 50, dan beberapa perjalanan ekspedisi. Tak ketinggalan beberapa agenda yang diselenggarakan yakni, Dies Wanadri ke 50, ekspedisi Tebing Ilas Merah di Kaltim dan ekspedisi Krueng Kluet di Aceh, serta Pendidikan Dasar Wanadri 2014. Ia juga sempat menyampaikan beberapa anggapan terkait maraknya kasus kecelakaan yang memakan korban pada pendidikan dasar pecinta alam.

 

Ilham-F-Wanadri-2-edit

Bersama anggota Wanadri (Foto Koleksi Pribadi)

“Pendidikan dasar dan kegiatan harus based on oriented. Setiap organisasi punya sejarah, orientasi dan kapital organisasi. Pelatih-pelatih handal merupakan sebagian kapital Wanadri selain kepercayaan publik, dan luasnya jaringan yang siap bekerjasama,“ jelas Ojel.

 
Selain itu, ditengah kesibukannya ia masih tetap memiliki jiwa sosial yang tinggi. Ini dilihat dari kontribusinya dalam membina anak-anak jalanan di kota kelahirannya yang ia tampung untuk belajar serta membuat buletin. “Di manapun saya berada, saya selalu ingin menjadi sesuatu untuk memberikan kontribusi,”ujarnya. (Aflah Satriadi)