Jatinangor Tanpa Plastik : Inspiring Session & Creative Workshop

 
Acara Kampanye

Acara Kampanye

JATINANGOR : Dalam rangkaian aktivitas Jatinangor Tanpa Plastik (Japlas), yang diusung mahasiswa Humas A 2011 Fikom Unpad. Bekerjasama dengan Indonesia Diet Kantong Plastik dan Badan Pengelola Lingkungan Hidup Jawa Barat, Japlas mengadakanInspiring Session and Creative Workshoppada Kamis, 5 Juni 2014 bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Bale Santika Universitas Padjadjaran, Jatinangor.

Acara yang dimulai pukul 13.00 ini merupakanmain event dari pelaksanaan rangkaian campaign Jatinangor Tanpa Plastik.Ditampilkan pemaparan “Kreatif Bersama Plastik” oleh Prapti Wahyuningsih (Sekolah Hijau Lestari), kemudian “Alternatif Penggunaan Plastik” oleh Anilawati Nurwakhidin (Yayasan Pengembangan Biosains dan Bioteknologi), kemudian dalam sesi berikutnya adalah “Bahaya Plastik”oleh Nita Sofiani (Miss Earth Indonesia 2013) yang memberikan pemaparan mengenai bahaya plastik dalam bentuk sharing session. Insipring session disusul dengan CreativeWorkshopbersama anak-anak dari Sekolah Hijau Lestari.

Peserta juga disuguhkan hiburan dari Plastik Percussion (Sekolah Tinggi Seni Indonesia, Bandung), Drama Pantonime dari GSSTF (Gelanggang Seni Sastra Teater dan Film) Unpad, Trashion Show (Fashion Show, Busana dari Plastik Bekas), serta Gigolos (Saman FTG Unpad).Selain itu ada pula pameran barang-barang kreatif yang terbuat dari sampah bekas bungkus makanan dan pameran foto 10 besar para peserta Japlas Photo Competition.

Antusiasme peserta terbilang tinggi dilihat dari penjualan tiket yang telah terjual habis sebanyak 200 seats dalam waktu singkat. Peserta yang hadir pun tidak hanya berasal dari kawasan Unpad atau Jatinangor saja, tetapi juga yang datang dari kampus-kampus lainseperti dari Itenas, UIN Sunan Gunung Djati, UGM, UNPAR, dan ITB.

Menurut Komunitas Peduli Sampah Jatinangor (KPSJ), Kawasan pendidikan Jatinangor menghasilkan sampah sebanyak 0,05 liter per hari dari seluruh jenis sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), 30% diantaranya adalah plastik.

Produk Japlas

Contoh produk yang dibuat dari sampah plastik

Tujuan dari Japlas pun adalah berkontribusi aktifmenarik partisipasi masyarakat Jatinangor dalam aksimengurangi penggunaan plastik sehingga tercapainya pengurangan jumlah penggunaan plastik di Jatinangor. Diharapkan setelah berpartisipasi dalam acara ini, tumbuh rasa tanggung jawab lebih pada bumi dalam membantu merawat lingkungan sekitar demi bumi yang lebih baik. (Ichwan)