Komunitas Menjadi Kunci Pengembangan Individu Pembelajar Sepanjang Hayat.

 
Dr. Ninis Agustini D

Dr. Ninis Agustini D

JATINANGOR – Motivasi untuk belajar merupakan dasar penting untuk menjawab tantangan keberhasilan di dunia global. AFTA 2015 menyaratkan pentingnya kemampuan Sumber Daya Manusia yang khusus/spesialis dan lebih kompetitif dalam bidang-bidang tertentu. “Oleh sebab itu perlu dilakukan sebuah gerakan pembelajaran sepanjang hayat melalui pendidikan literasi informasi di lembaga formal dan non formal” ujar Dr. Hj. Ninis Agustini Damayanti, M.Lib. dalam Orasi Ilmiah pada Dies Natalis ke-54 Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran (Fikom Unpad), Kamis (18/9) di auditorium Pasca Sarjana Fikom Unpad Jatinangor.
Komunitas, paparnya, merupakan cara yang dapat digunakan untuk mengajarkan literasi informasi sehingga menghasilkan individu pembelajar sepanjang hayat. Literasi informasi dapat mengembangkan individu yang literat, sosok individu yang kritis dalam mencerna informasi.“Individu yang literat, yang memiliki kemampuan literasi informasi adalah mutlak agar dapat bertahan dan bersaing di era global termasuk menyambut AFTA 2015.”
Sebagai pekerja informasi, pustakawan adalah mitra untuk membangun masyarakat pembelajar sepanjang hayat. Komunitas pendidikan dapat bekerja sama dengan pustakawan dan pekerja informasi lainnya untuk membangun pembelajar  sepanjang hayat melalui berbagai program literasi informasi.
“Sebagai contoh pendidikan literasi informasi wajib masuk dalam kurikulum pendidikan dasar dan menengah, bahkan pendidikan tinggi.” Sambungnya.
Program literasi informasi dapat diberikan melalui kegiatan-kegiatan komunitas peminatan, di mana anggotanya akan mempelajari, menggali, mengkaji satu topic tertentu sesuai dengan kebutuhan dan ketertarikan mereka.
Ninis  memberikan contoh sejumlah komunitas literer di Bandung yang memiliki beberapa kelompok peminatan antara lain Rumah Buku Kineruku untuk penyuka film, Potluck Coffee Bar and Library untuk penyuka musik Jazz dan Ultimus untuk peminat kajian social politik. (RAS)