Konsentrasi Pascasarjana Ilmu Komunikasi di PT, sebaiknya Tidak Seragam.

 

DSC02984

JATINANGOR – Idealnya konsentrasi program pascasarjana ilmu komunikasi yang akan dibentuk oleh perguruan tinggi tidak sama dengan universitas lain. Buatlah konsentrasi yang beda sesuai dengan kebutuhan daerah, lembaga bisnis yang berkaitan, dan penelitian terdahulu.

 
Dekan Fikom Unpad, Prof. Deddy Mulyana MA, PhD mengungkapkan hal itu ketika menerima kunjungan Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Banten, ke Pascasarjana Fikom Unpad, belum lama ini. Kunjungan ini dimaksudkan untuk berdiskusi mengenai rencana pembentukan program pascasarjana di Prodi Ilmu Komunikasi Untirta. Prof.Deddy didampingi oleh Ketua Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Unpad, Dr. Suwandi Sumartias, M.Si,

 
Dalam sambutannya, Prof. H. Deddy Mulyana, M.A, Ph.D mengungkapkan mobilitas Fikom Unpad yang sangat sibuk, mulai dari D3 sampai S3. Beliau juga menyampaikan bahwa sebagai akademisi dan fasilitator, pengembangan ilmu pengetahuan harus selalu dilakukan.

 
“Itu yang membedakan kita dengan politisi atau yang profesi lainnya. Keilmuan tetap yang paling utama”, ungkapnya.

 
Guru Besar Ilmu Komunikasi dari Fisip Untirta, Prof. Dr. Ahmad Sihabudin, M.Si, juga menyampaikan rasa terima kasihnya karena sudah diterima untuk berkunjung ke Fikom Unpad. Dalam sambutannya mengungkapkan, kunjungan ini bukan hanya diskusi namun pula silaturahmi ke almamater. Sebagian besar dosen Prodi Ilkom Untirta yang datang saat itu merupakan alumni Fikom Unpad.

 
Mengenai perencanaan pembukaan program pascasarjana di Ilkom Untirta, Prof. Shihab, begitu beliau kerap dipanggil, memaparkan bahwa Prodi Ilkom Untirta sudah mengirimkan proposal ke Dikti. Sampai saat ini, sedang dilakukan proses revisi hingga Desember 2015.

 
Prof. Shihab pun mengungkapkan keinginannya untuk membuat konsep komunikasi yang berbeda dengan universitas lain yang sudah lebih dahulu memiliki program pascasarjana. Menanggapi pernyataan itu, Prof. Deddy, menyampaikan pandangan bahwa idealnya konsentrasi program pascasarjana ilmu komunikasi yang akan dibentuk tidak harus sama dengan universitas lain.

 
“Coba tawarkan konsentrasi yang lain sesuai dengan kondisi dan kebutuhan daerah, lembaga bisnis yang berkaitan, dan penelitian tedahulu. Tentukan pula profil lulusan diinginkan seperti apa”, jelas Prof. Deddy.

 
Suasana diskusi berlangsung santai dan interaktif. Beberapa dosen Prodi Ilkom Untirta juga berdiskusi dengan Kaprodi Program Magister Fikom Unpad, Dr.Suwandi Sumartias, MSi perihal pengalamannya sebagai asesor di beberapa universitas.

 
Rombongan dari Prodi Ilkom Untirta mengaku mendapat banyak masukan dan ilmu dari Fikom Unpad, terutama pada proses pembentukan program pascasarjana Ilmu Komunikasi di Untirta.“Intinya dalam pembentukan program pascasarjana ini, konteks komunikasi memang sama tapi kami ingin nama yang berbeda. Saya sangat senang akan saran dari Prof. Deddy yang mengusulkan penamaan Komunikasi Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat”, tutur Prof. Shihab. (Margaretha Sinaga)

Profil Mahasiswa

Dewi Permata Sari, Omset Bisnisnya Ratusan Juta Rupiah per Bulan

January 6, 2017

Dewi Permata Sari, Omset Bisnisnya Ratusan Juta Rupiah per Bulan
“SEKECIL apapun usaha, setidaknya kita menjadi bos dari usaha tersebut daripada terjun dalam usaha yang besar, namun kita

Profil Dosen

Hadi Suprapto Arifin, Sukses Berawal dari Rumah

January 6, 2017

Hadi Suprapto Arifin, Sukses Berawal dari Rumah
DOSEN Fikom Unpad yang satu ini mudah dikenali dari gaya berpakaiannya yang lain dari yang lain. Pria kelahiran

Profil Alumni

Riki Dhanu, Sang Spesialis Jurnalisme Investigasi dan Depth Reporting

January 19, 2017

Riki Dhanu, Sang Spesialis Jurnalisme Investigasi dan Depth Reporting
SEORANG jurnalis investigasi hadir di tengah-tengah kehidupan jurnalisme bukan sekedar mengungkap kebenaran, tetapi juga sebagai bentuk advokasi. Jurnalis mampu