Kuliah Umum Yudi Latif di Fikom Unpad.

 

Yudi-Latif

JATINANGOR – Indonesia merupakan negara yang terlalu penting bagi dunia, dimana Indonesia menjadi lalu lintas perdagangan dunia, dan Indonesia termasuk salah satu negara dengan keunikan sendiri yaitu satu-satunya negara di Asia yang dilewati garis khatulistiwa, Indonesia juga merupakan negara yang harus dilewati dalam alur transportasi dunia khususnya transportasi laut sehingga Indonesia merupakan negara yang amat strategis.

 
Pengamat politik yang juga alumni Fikom Unpad, Yudi Latif, PhD mengungkapkan hal itu dalam kuliah umum yang diselenggarakan oleh Prodi Ilmu Komunikasi dan Ilmu Hubungan Masyarakat, Kamis (15/9) di kampus Fikom Unpad.

 
Kuliah umum yang dibuka oleh Dekan Fikom Unpad Prof. Deddy Mulyana ini diikuti oleh sekitar 300 mahasiswa Prodi Ilkom dan Prodi Humas Fikom Unpad. Acara dipandu oleh Dr. Evie Ariadne MSi dari Prodi Humas.

 
Menurut Yudi, Indonesia terdiri dari beberapa pecahan territorial yang susah untuk disatukan, namun karena adanya keinginan bersama, rakyat Indonesia saling berjuang untuk tetap menjadi satu, karena pada awalnya beberapa wilayah di Indonesia memiliki aspek historis yang sama pada saat zaman penjajahan dulu. Karena adanya persamaan nasib ini, mereka menyetujui untuk mencari satu nama yang akan menjadi satu kebangsaan dan bisa menghindari penjajahan yang dilakukan oleh negara penjajah, beberapa nama diambil dan diambilah nama Indonesia yang mempunyai arti satu rentangan kepulauan yang sangat luas.

 
Jalannya kuliah umum berlangsung hangat, Yudi Latif membawakan materi dengan interaktif, sehingga materi yang dibawakan disambut dengan oleh peserta kuliah umum. Yudi Latif tercatat sebagai pengamat komunikasi politik yang cukup ternama di Indonesia. Dia termasuk salah satu dari 70 orang ilmuwan yang tercatat sebagai anggota Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI). (Shafirapcu).