Lokakarya Kurikulum Prodi TV dan Film Fikom Unpad

 

IMG_0007

JATINANGOR – Program Studi TV dan Film Fikom Unpad, Kamis s.d. Sabtu (17-19/3) menggelar Lokakarya Kurikulum di kampus Jatinangor. Lokakarya ini pada hari pertama menampilkan lima narasumber masing-masing Dede Apriadi (NET TV), Philriadhi Kuswara (MNC group), Andi Bachtiar Yusuf dan Surya Abdi Widodo (keduanya sineas), serta Gerzon Ron Alawalia Ketua Perhimpunan Program Studi Film dan Televisi (Prosfisi) Pusat yang juga Ketua Prodi Film, Fakultas Film dan Televisi, IKJ, Jakarta.

 
Kegiatan ini bertujuan untuk mematangkan kurikulum Prodi TV dan Film Fikom Unpad, yang baru berdiri dalam satu tahun terakhir. Sebelumnya pernah pula dilakukan lokakarya pada 21 April 2015 yang menghasilkan kurikulum tentatif.

 
Dekan Fikom Unpad, Dr.Dadang Rahmat Hidayat, S.Sos,SH,MSi dalam sambutan pembukaan menyatakan dukungannya terhadap upaya-upaya penyempurnaan kurikulum sesuai dengan kebutuhan stakeholder. Dadang juga menghargai pelibatan mahasiswa dalam penyusunan kurikulum ini. “Ini pertama kali dalam sejarah Fikom, penyusunan kurikulum sebuah prodi dihadiri oleh para mahasiswa” ungkap Dadang.

 
Menurut ketua Prodi TV dan Film Fikom Unpad, Dr.Aceng Abdullah,MSi, dalam satu setahun terakhir ini pihaknya terus mencari format kurikulum yang pas. Setelah lokakarya pertama pada 21 April 2015, pihaknya berkeliling ke berbagai perguruan tinggi yang sudah berpengalaman dalam mengelola program studi TV dan Film. Di Yogya tim dosen pengampu mengunjungi Multi Media Training Center, ISI Yogyakarta dan Jogya Film Academy.

 
Selain itu, berangkat ke Jakarta untuk mengunjungi beberapa stasiun TV. Juga menyerap pengalaman PTN/PTS para anggota Perhimpunan Prodi Film dan Televisi (Prosfisi) Pusat di Jakarta, serta mengunjungi kampus IKJ. Selain itu, di Jakarta pula prodi TV dan Film Fikom Unpad ini menyerap pengalaman para alumni Fikom Unpad yang berkiprah di dunia televisi dan film melalui kegiatan focus group disscusian (FGD).

 
Selain itu, dilakukan juga pembandingan kurikulum dengan sejumlah PT di luar negeri melalui internet. Semua itu dijadikan rancangan kurikulum yang kemudian dibahas lagi dalam FGD internal di awal Maret yang dihadiri pula oleh praktisi media penyiaran. Hasil dari semua itu kemudian dilokakaryakan lagi dengan mengundang seluruh dosen pengajar, para ketua prodi S1 di lingkungan Fikom Unpad, serta semua kepala laboratorium, sampai akhirnya diharapkan akan menghasilkan kurikulum yang mendekati ideal. (APP)