LPPM DJatinangor Gelar Seminar Jurnalisme Sepak Bola

 

Pelatihan Wartawan OR

JATINANGOR – Meliput dan menulis berita sepak bola merupakan tantangan tersendiri, terutama bagi orang-orang yang tak menyukai olahraga tersebut. Tidak berlebihan jika seorang calon jurnalis sepak bola mendapatkan pelatihan khusus liputan tentang sepkbola. Terkait hal tersebut, Lembaga Penerbitan Pers Mahasiswa (LPPM) Fikom Unpad, DJatinangor, menggelar seminar dan lokakarya dengan topik jurnalisme sepak bola. Acara tersebut bertajuk Generasi Kreatif Pers Mahasiswa Tanpa Batas atau yang disingkat Genetitas.

 

Acara tahunan yang diadakan di Bale Santika, Kampus Unpad Jatinangor, Rabu (30/9) itu menghadirkan lima orang pembicara, yaitu Vetriciawizach Simbolon (editor CNN Sport Indonesia), Pangeran Siahaan (kolumnis Bangdu Bola), Zen R. S. (editor Pandit Football Indonesia), Dadang Nurdjaman (pelatih Persib Bandung), dan Dedi Kusnandar (pemain Persib Bandung).

 

Dengan tema ‘Sepakbola dalam Cerita’, Genetitas 2015 digelar untuk memberi pengetahuan tentang dunia jurnalisme pada umumnya serta memberikan pelatihan tata cara penulisan artikel mengenai dunia sepak bola khususnya, agar masyarakat lebih cerdas dalam mengkritisi sepak bola.

 

Dalam kesempatan tersebut, Zen R. S. berpendapat bahwa football journalism harus hadir, karena banyak hal yang dapat di tulis dari sepak bola. “Football journalism harus hadir karena terlalu banyak hal yang sudah dilibatkan dari sepak bola. Fakta ini cukup kuat mengapa sepak bola masuk dunia jurnalistik karena banyak hal yang bisa dibahas disini,” papar Zen.

 

Vetriciawizach Simbolon atau yang kerap disapa Vetric, menjelaskan bahwa seorang jurnalis harus mengetahui apa yang akan mereka tulis. Agar paham struktur menulis yang benar penulis harus banyak membaca, serta ada empat hal yang harus dimiliki penulis agar tulisannya lebih menarik untuk dibaca.

 

“Saya tidak akan menulis sebelum saya tahu apa yang ingin saya tulis. Untuk itu, saya banyak membaca agar saya tahu apa yang ingin saya tulis. Menurut saya, ada empat hal yang harus penulis football journalism kuasai, yaitu sudut pandang yang baik, kekinian, judul yang menarik, dan kedalaman dalam menulis tentang sepak bola,” ujar mantan penulis Harian Umum Pikiran Rakyat tersebut.

 

Genetitas 2015 berlangsung cukup meriah dan dihadiri oleh sekitar 100 orang mahasiswa Unpad dari berbagai fakultas. (Dina Gurning)