Mahasiswa Fikom Unpad Bersama Komunitas Pasir Putih Unpad Pukau Masyarakat Taiwan.

 
Tim Pasir Putih di jalanan Kota Tainan Taiwan.

Tim Pasir Putih di jalanan Kota Tainan Taiwan.

TAINAN TAIWAN – Sebanyak 12 mahasiswa Fikom Unpad yang tergabung dalam komunitas Pasir Putih belum lama ini memukau masyarakat Taiwan dengan aneka tampilan kesenian yang ditampilkan. Mereka berangkat ke Taiwan atas undangan pemerintahan setempat yang mengadakan Nan Ying International Folklore Festival. Mereka tampil setiap hari dalam dua minggu festival ini.

 

 

Pada tahun 2014 ini, Pasir Putih Unpad memberangkatkan 22 mahasiswa Universitas Padjadjaran yang berasal dari Fakultas Teknik Geologi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Fakultas Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Ilmu Budaya, Fakultas Pertanian dan Fakultas Psikologi. Pada tahun ini anggota Pasir Putih Unpad didominasi oleh mahasiswa Fikom, khususnya prodi Hubungan Masyarakat yang memberangkatkan 12 orang mahasiswa,. Dari 12 orang itu 11 mahasiswa prodi Humas dan 1 mahasiswi prodi Mankom.

 
Keduabelas mahasiswa Fikom itu adalah; Ghina Aulia Megaputri (11), Syalina Hestynia, Krisanthia MU Harahap, Icha Bella Widawati, Christina Novalita, Cynthia Carolina Wanne, Chika Nur Rachma, Hanan Yushara, Azmi Retnaning Pambudi, Rio Firman Ramadhan, Amyra Sari Irzanti. Mereka adalah mahasiswa angkatan 2011 dan 2012.

 
Pasir-Putih-edit-3 Tim Unpad menampilkan Tari Nandak Ganjen (DKI Jakarta), Tari Greget Jawara (DKI Jakarta), Tari Tifa (Papua), Tari Piring (Sumatera Barat), Tari Enggang (Kalimantan Timur), Tari Balian Bawo (Kalimantan Tengah), Tari Mandau (Kalimantan Tengah), danTari Saman (Aceh). Tim pemusik membawakan musik ke 8 tarian tersebut dan satu aransemen musik kontemporer.

 
Seluruh peserta yang terdiri 21 negara mengikuti rangkaian pertama dari NYIFF yaitu parade mengelilingi kota Tainan, Taiwan. Para peserta festival menggunakan kostum dan mempertunjukkan tarian Negara masing-masing sambil menyanyikan lagu daerah. Setelah parade, seluruh peserta bergegas menuj umain stage untuk mengikuti rangkaian selanjutnya yaitu opening ceremony. Seluruh peserta diberikan kesempatan untuk menampilkan satu tarian milik Negara masing-masing. Tim Pasir Putih Unpad mendapat urutan ke 12 untuk tampil dan mempersembahkan tarian Greget Jawara dari DKI Jakarta dalam opening ceremony.

 
Setiap harinya, NYIFF memiliki kegiatan yang wajib diikuti oleh seluruh peserta.. Rangkaian ini berupa host family, dimana para peserta melakukan kunjungan dan berinteraksi di rumah penduduk, sekolah, universitas, perusahaan, dan art venue disana. Disinilah pertukaran budaya berlangsung dimana selama rangkaian host family, anggota tim mengenal budaya Taiwan dari warga lokal dan juga dipertemukan dengan beberapa negara lainnya (bonding). Setiap negara yang berpartisipasi dalam kegiatan host family mempertunjukkan budayanya masing-masing seperti tarian, pertunjukan musik, cultural sharing, dan bahkan saling mengajarkan budaya masing-masing negara.

 
Pasir-Putih-edit-4Padjadjaran Seni dan Tari (Pasir Putih Unpad) adalah sebuah komunitas bentukan CIOFF (The International Council of Organizations of Folklore Festivals and Folk Art), sebuah lembaga kerjasama kebudayaan dunia di bawah naungan UNESCO. Pada awalnya, Pasir Putih Unpad didirikan oleh mahasiswa fakultas Psikologi, Geologi, dan Fikom pada tahun 2012 dengan tujuan dapat berkontribusI sebagai generasi muda untuk melestarikan budaya Indonesia dan mengharumkan nama bangsa hingga tingkat Internasional.  Pada tahun 2012 tersebut Pasir Putih Unpad mengikuti misi budaya International Giresun Aksu Festival di Turkey dan pada tahun 2013, Pasir Putih Unpad kembali mengirimkan delegasi misi budaya di Zakopane Festival of Highland Folklore, Polandia.(AN).