Mahasiswa Fikom Unpad berhasil menjuarai beberapa Lomba Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) non-Pekan Kreatifitas Mahasiswa (PKM), juara 1 untuk kategori videografi, dan juara Harapan 3 Pameran Inovasi Pimnas non-PKM, di Pimnas ke-32 yang berlangsung di Universitas Udayana (Unud), Bali. Penyerahan hadiah dan sertifikat diserahkan di Halaman Rektorat Unud, Rabu (28/08).

Untuk kategori video, 3 mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Unpad, yang terdiri dari Muhammad Ihsan dari Program Studi (Prodi) Manajemen Komunikasi angkatan 2016, Mochamad Arbani dari Prodi TV dan Film angkatan 2015, dan Ariq Anhasdio dari Prodi TV dan Film angkatan 2016, dengan dosen pendamping Jimi Narotama Mahameruaji, S.Sos., M.I.Kom berhasil menyabet peringkat teratas. Karya videografi ini menceritakan kehidupan Kampung Naga di kabupaten Tasikmalaya.

“Kami membuat video berdurasi 6 menit yang menceritakan kehidupan masyarakat kampung Naga Kabupaten Tasikmalaya, berupa bagaimana mereka memanfaatkan alam dengan baik serta melestarikannya. Kita juga mengangkat kebudayaan sunda wiwitan yang cukup kental serta juga penggunaan beberapa alat musik untuk kesenian. Tidak lupa kami juga mengangkat Arsitektur berupa rumah yang sama semua baik dari bahan bangunan sampai pintunya sekalipun,” ujar Mochamad Arbani.

Sebanyak 11 grand finalis harus mempresentasikan videonya di depan dewan juri. “Kami melakukan presentasi dengan matang, dengan pembukaan dan penutupan menggunakan pantun yang menghibur dewan juri, serta konten presentasi dengan penjelasan genre film micro documentary & penjelasan mendalam tentang filosofi dari Kampung Naga itu sendiri,” tambah Ihsan.

Video dengan judul Kampung Naga, Pereum Obor ini berhasil menyabet juara pertama. Selain mendapatkan piala, pemenang juga mendapatkan sertifikat dan uang tunai. 

Sementara untuk Pameran Inovasi Pimnas non-PKM, mahasiswa Fikom Unpad, Muhammad Ihsan (Manajemen Komunikasi) yang tergabung dalam tim PeDe (Perfect Deodorizer) bersama 4 mahasiswi lainnya, Dede Putri Sriyani & Dini Wahyuni (Administrasi Bisnis, FISIP) & Dini Oktaviani & Ghina Izdihar (Kimia, FMIPA) angkatan 2016 dengan dosen pendamping Dr. Desi Harneti, berhasil meraih juara harapan 3.

PEDE  merupakan produk insole sepatu wangi penghilang bau kaki yang terbuat dari racikan minyak aroma terapi yang diambil dari bahan alami seperti tumbuhan herbal serta buah-buahan dari petani lokal Jawa Barat.

Tim PEDE berhasil meraih harapan 3 dari total 38 grand finalis setelah melakukan presentasi dan gelar produk berbasis teknologi di depan dewan juri dan investor.

“Bersyukur sekali bisa mendapatkan juara di perhelatan tahun ini, Alhamdulillah ini merupakan PIMNAS kedua bagi kami, setelah sebelumnya mendapatkan juara favorit presentasi PKM-K di PIMNAS ke-31. Sesungguhnya tidak menyangka juga, dikarenakan stand kelompok lain jauh lebih keren-keren, sekali lagi Alhamdulillah,” ucap Dini.

Dua grand finalis lainnya lomba PIMNAS non-PKM datang dari cabang Ide Bisnis dengan nama “Knowlej.id : Platform Berbagi Pengetahuan  Berbasis Media Informasi untuk Pelajar Indonesia” beranggotakan Ricky Ramdhan Darmawan (Ilmu Informasi & Perpustakaan, FIKOM angkatan 2017), Muhammad Ihsan (Manajemen Komunikasi, FIKOM), dan Retta Farah Pramesti (Akuntansi, FEB angkatan 2016) & dosen pendamping Dr. Ilham Gemiharto (Mankom, Fikom). Serta satu cabang lomba lagi yang berhasil masuk grand final yaitu Fotografi oleh Muhammad Ihsan (Fikom). 

Lomba PIMNAS non PKM ini merupakan serangkaian kegiatan dari perhelatan PIMNAS yang berlangsung dari 26-28 Agustus 2019 bertempat di Gedung LPPM Universitas Udayana (Unud) dan halaman depan rektorat Unud. (MI)