Mahasiswa Prodi Humas Fikom Unpad, Aura Febryannisa, Harumkan Indonesia di Ajang Miss Global Beauty Queen 2016

 

606240 

SEOUL – Mahasiswa Fikom Unpad kembali menorehkan prestasi yang membanggakan di kancah internasional. Aura Febryannisa, mahasiswi Prodi Humas Fikom Unpad, baru saja mengharumkan nama Indonesia dalam ajang Miss Global Beauty Queen yang diselenggarakan di Korea Selatan, pada 4–25 Oktober 2016 lalu. Aura dinobatkan sebagai Miss Best National Costume dengan membawakan kostum karya Arief Rachmanto, desainer asal Cirebon dengan tema “The Magnificent Of Rumyang”, yang menggambarkan keceriaan remaja yang tetap berpegang teguh dalam mengagungkan nama Tuhan. Prestasi Aura ini mebuat Indonesia untuk pertama kalinya, meraih prestasi dalam ajang Miss Global Beauty Queen.

Persiapan yang dilakukan gadis kelahiran Bukittinggi, 12 Februari 1994 ini tidaklah mudah. Setelah dinobatkan sebagai Miss Earth Indonesia Water 2016 yang diselenggarakan oleh El John Pageants beberapa waktu lalu, Aura diharuskan menjalani serangkaian persiapan dan pelatihan. Pelatihan tersebut diantaranya adalah latihan catwalk, public speaking, make up class, photoshoot, dan tentunya latihan membawakan national costume yang beratnya mencapai 20 kg, plus memakai sepatu hak setinggi 15 cm. Setelah menjalani proses persiapan selama tiga pekan tersebut, bersama Luisa Andrea (Miss Earth Indonesia 2016), mahasiswi Humas C 2013 ini bertolak ke Seoul, Korea Selatan untuk bersaing bersama 40 kontestan perempuan lainnya dari seluruh dunia dalam ajang kecantikan internasional tersebut.

Menurut pengakuannya, Aura mendapatkan banyak pengalaman yang tak terlupakan dalam ajang tersebut. Diantaranya, Aura berkesempatan melakukan kunjungan kaurae area pemerintahan Korea Selatan, mengunjungi perbatasan Korea Utara dan Korea Selatan di Gimpo, melihat daerah Geumsam yang merupakan pusat gingseng Korea, serta mengunjungi tempat-tempat lainnya di Korea Selatan. Selain itu, Aura juga tentunya mendapatkan banyak kenalan baru yang merupakan peserta lain dari berbagai negara yang sampai saat ini masih berkomunikasi baik dengannya.

“Kami punya grup WhatsApp, dan tiap hari heboh bertukar foto dari negara masing-masing. Seru sih, soalnya kita beda-beda zona waktu sama mereka. Kadang kita kirim foto pas mereka lagi tidur, kita lagi tidur mereka malah rusuh saling kirim foto, hahaha” ujar Aura.

Di balik prestasinya tersebut, Aura yang memiliki hobi modelling dan pernah tampil di beberapa fashion show besar di Indonesia ini, memiliki niat yang mulia yaitu berbagi ilmu dengan orang lain. Ia dan beberapa temannya berhasil mendirikan agency modelnya sendiri, Aprodita Model, yang bertujuan untuk mengembangkan potensi para gadis Bandung di bidang modelling. Aura yang juga pernah menjadi finalis dalam ajang pemilihan Abang None Jakarta Utara pada tahun 2015 ini berpesan, jangan pernah mencoba untuk menyerah dan jangan menyerah untuk mencoba. Tidak ada yang tidak mungkin jika kita mau berusaha dan berdoa, karena hasil tidak akan pernah menghkhianati usaha. Ia yakin banyak potensi yang akan muncul di Fikom Unpad ke depannya dan ia pun berharap semoga Fikom Unpad makin banyak mencetak prestasi di ajang nasional maupun internasional. (Andini Putri Pamungkas/Syauqy Lukman)

Profil Mahasiswa

Dewi Permata Sari, Omset Bisnisnya Ratusan Juta Rupiah per Bulan

January 6, 2017

Dewi Permata Sari, Omset Bisnisnya Ratusan Juta Rupiah per Bulan
“SEKECIL apapun usaha, setidaknya kita menjadi bos dari usaha tersebut daripada terjun dalam usaha yang besar, namun kita

Profil Dosen

Hadi Suprapto Arifin, Sukses Berawal dari Rumah

January 6, 2017

Hadi Suprapto Arifin, Sukses Berawal dari Rumah
DOSEN Fikom Unpad yang satu ini mudah dikenali dari gaya berpakaiannya yang lain dari yang lain. Pria kelahiran

Profil Alumni

Riki Dhanu, Sang Spesialis Jurnalisme Investigasi dan Depth Reporting

January 19, 2017

Riki Dhanu, Sang Spesialis Jurnalisme Investigasi dan Depth Reporting
SEORANG jurnalis investigasi hadir di tengah-tengah kehidupan jurnalisme bukan sekedar mengungkap kebenaran, tetapi juga sebagai bentuk advokasi. Jurnalis mampu