Menjaga Amanah, Bukti Keimanan kepada Allah SWT

 

Lenny-Oemar-1

JATINANGOR – menjaga amanah merupakan bukti keimanan seseorang kepada Allah SWT. Amanah adalah tanggungjawab. Salah satu unsur keimanan itu adalah menjaga tanggungjawab. Pemimpin yang tidak amanah, istri yang tidak amanah, suami yang tidak amanah, atau siapa pun yang tidak amanah akan tertutup terhadap pintu surga.

 
Ustadzah Dra Hj.Lenny Umar Mpdl, mengungkapkan hal itu dalam tausiah bulanan di kampus Fikom Unpad, Rabu (18/11). Hadir dalam acara ini pimpinan fakultas, para dosen, tenaga kependidikan sewrta dharma wanita Fikom Unpad.

 
Saat ini, menurut Lenny, banyak sekali orang-orang yang bernafsu ingin menjadi pimpinan melalui pilkada di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota. Kebanyakan diantara mereka bukan untuk mengabdi tetapi mencari kekuasaan, padahal para petinggi Islam di jaman Rasullah amat enggan menjadi pemimpin karena khawatir dirinya tidak amanah.

 
Dikisahkan Lenny, Umar bin Khatab ketika mengunjungi sebuah kawasan, oleh gubernur kawasan tersebut dijamu dengan makanan istimewa. Umar bertanya kepada pelayannya, apakah rakyat disini juga sudah mampu menyantap makanan seperti ini? Sang pelayan menjawab, makanan ini hanya dikhususkan untuk tamu istimewa, rakyat di luar istana sana tidak mengonsumsi makanan seperti ini.

 

 

Atas jawaban itu, Umar kemudian menyuruh sang pelayan untuk membawa kembali aneka makanan lezat itu ke belakang dan meminta makanan yang biasa dimakan oleh masyarakat setempat.
Amanah, menurut Lenny Oemar, bukan hanya untuk pejabat atau pemimpin umat, tapi juga bagi siapa pun termasuk istri atau suami yang menjadi pemimpin keluarga. Jadilah istri atau suami yang amanah bagi keluarganya. Jadilah anak yang amanah bagi orangtua saudara dan kerabat lainnya. (AA).