Nurul Asri Mulyani, dari Ciamis ke Amerika

 

Nurul EditMENJADI mahasiswa Exchange memang menjadi impian banyak mahasiswa di Indonesia, bahkan di Dunia. Hal inilah yang dirasakan oleh mahasiswi Fikom Unpad, Nurul Asri Mulyani. Nurul berkesempatan mencicipi dunia pendidikan di Amerika tahun 2013 lalu. Study of US Institute for Student Leader merupakan program yang dijalankan oleh kedutaan Amerika Serikat. Program ini mengajak mahasiswa di seluruh dunia untuk merasakan atmosfer pendidikan di Amerika. Dengan tema New Media and Journalism selama lima minggu.

Nurul mengaku, pengalamannya menjadi mahasiswa exchange yang berasal dari Indonesia, adalah pengalaman yang luar biasa. Dalam program tersebut ia belajar banyak hal. Mulai dari belajar jurnalistik, mendapat teman baru, sampai pada belajar kebiasaan orang Amerika. Pendidikan di Amerika memang berbeda dengan di Indonesia. Kita harus belajar dari Amerika, di sana guru atau dosen memperhatikan mahasiswanya secara personal. “Kalau kita gak ngerti, dosen di sana langsung mendatangi kita, dan menjelaskan sampai kita bisa,” ungkap Nurul.

Sebetulnya banyak peluang untuk mengikuti student exchange ini. Menurutnya, sebelum kita mengajukan diri untuk mengikuti exchange, kita harus mempersiapkan diri dahulu. Modal organisasi dan concern di bidang tertentu dapat menjadi modal untuk mengikuti program pertukaran pelajar ini. Dari pengalamannya di Amerika, Nurul berharap pendidikan di Indonesia khususnya di Unpad lebih baik lagi. Terlebih kepada para dosen, agar selalu memberikan feedback terhadap tugas yang diberikan kepada mahasiswa.

Nurul adalah mahasiswi Prodi Humas angkatan 2011. Ia adalah sorang putra daerah Ciamis Jawa Barat yang beruntung dapat menembus SNMPTN dan diterima di salah satu fakultas dengan peminat tertinggi di Unpad. Kendati berasal dari kabupaten kecil di wilayah timur Jabar ia amat yakin dengan potensi dirinya kendati pada awalnya sempet miris juga ketika pertama kali menjejakan kaki di kampus yang awalnya didominir oleh mahasiswa yang berasal dari kota-kota besar di Indonesia. Namun dengan prestasinya, ia pun bertambah pede dengan kemampuannya.

Selain menonjol di bidang akademik, Nurul juga terampil di bidang kesenian tradisional. Kemampuan seninya kian terasah setelah bergabung dan menjadi pengurus di Lingkung Seni Sunda (LISES) Unpad. Dengan kemampuannya membawakan beberapa tarian tradisional, Nurul pun pernah bertandang ke Malaysia untuk unjuk kebolehannya bersama aktivis LISES UNPAD lainnya. Bahkan ketika di Amerika pun dia memukau warga Amerika karena keahliannya dalam menari.(Nanu Yanuar)