PEMBUKAAN EPICENTRUM UNPAD 2017, YOUTH RESPOSIBILITY FOR INDONESIA

 

JATINANGOR – Fakultas Ilmu Komunikasi Unversitas Padjadjaran menyelenggarakan festival dan kompetisi komunikasi yang bertajuk “Epicentrum 2017”. Mengambil tema “Youth Responsibility for Indonesia”, Epicentrum 2017 memberikan kesempatan bagi para pemuda dan pemudi Indonesia untuk berintegrasi dengan pemerintah dan lembaga terkait dalam membantu menyelesaikan permasalahan nasional melalui ilmu komunikasi. Epicentrum 2017 sendiri terdiri dari 8 mata lomba, yaitu: The 6th Padjadjaran PR Fair (Public Relations Student Forum (PRSF), OlymPRday, PRCreation), Ideation, Liblicious, Commoviecator, Parade Jurnalistik, dan Research Mindedness.

Sesuai dengan tema utama, setiap mata lomba yang ada memiliki sub tema yang berhubungan dengan peran para pemuda dalam berbagai permasalahan di Indonesia. The 6th Padjajaran PR Fair mengambil tema utama “Advancing Communication’s Quality to Achieve Nation’s Compability”, dengan mata lomba PRSF yang mengharuskan peserta menggunakan kemampuan analisis serta public speaking untuk memunculkan solusi PR, OlymPRday dengan menyusun proposal strategi penyelesaian masalah dari sudut public relations, dan PRCreation yang menuntut peserta untuk dapat menyelesaikan masalah dengan solusi PR kreatif dalam bentuk visual. Lalu Ideation hadir dengan tema “A(d) Creative Solution to Maximize Youth’s Participation on Indonesia Politics”, yang adalah sebuah kompetisi kampanye kreatif melalui periklanan tentang peran pemilih muda dalam politik Indonesia. Liblicious dengan tema “Management Development in Museum” yang bertujuan untuk mengembangkan manajemen pengelolaan museum yang cocok bagi masyarakat dan mengikuti perkembangan jaman. Commoviecator bertemakan “More Action for Morality” merupakan sebuah kompetisi film pendek yang ingin mengajak para pemuda untuk membuat konten yang lebih memiliki makna pada film. Parade Jurnalistik memiliki tema “Data Driven Journalism”, menuntut para pesertanya untuk membuat sebuah konten jurnalistik yang menggabungkan metode jurnalisme konvensional dan kontemporer dalam topik tentang menurunnya prestasi olahraga Indonesia di kancah internasional. Dan yang terakhir adalah Research Mindedness dengan tema “Gender Inequality in Indonesia”, mengajak para peserta untuk melakukan riset komunikasi kreatif mengenai ketidaksetaraan gender di Indonesia, terutama dalam mendapatkan kesempatan pekerjaan.

Acara ini telah secara resmi dibuka oleh Dr. Dadang Rahmat Hidayat, S.Sos., S.H., M.Si selaku Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi Unpad pada tanggal 13 November 2017 di Auditorium Pascasarjana pada pukul 09.00 WIB. Pembukaan secara simbolisasi dilakukan oleh bapak Dekan dengan melakukan pemukulan gong dengan didampingi oleh ketua umum Epicentrum 2017. Beliau juga berharap agar tahun depan, acara Epicentrum ini bisa sampai ke kancah internasional. Selain itu, tak hanya meriah karena dihadiri oleh 122 peserta dari berbagai universitas di Indonesia, acara pembukaan ini juga semakin spektakuler dengan adanya pembacaan sumpah pemuda yang dibacakan oleh ketua-ketua mata lomba tiap jurusan. Setelah acara pembukaan selesai, rangkaian pun berlangsung dari tiap-tiap mata lomba, seperti: seminar oleh Research Mindedness, workshop Ideation, seminar dan gathering Liblicious, serta presentasi dan diskusi dari Commoviecator. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 13 – 16 November 2017, dimana pada hari terakhir akan dilaksanakan acara penutupan dan pemberian penghargaan kepada para pemenang. (Boni Gurning)

Profil Mahasiswa

Bunga Claudya, Aktivis, Juara dan Jiwa Sosial

February 1, 2017

Bunga Claudya, Aktivis, Juara dan Jiwa Sosial
BUNGA CLAUDYA selain fokus dalam kegiatan akademik, mahasiswa jurusan Jurnalistik Fikom Unpad angkatan 2012 ini serius menggeluti organisasi.

Profil Dosen

Hadi Suprapto Arifin, Sukses Berawal dari Rumah

January 6, 2017

Hadi Suprapto Arifin, Sukses Berawal dari Rumah
DOSEN Fikom Unpad yang satu ini mudah dikenali dari gaya berpakaiannya yang lain dari yang lain. Pria kelahiran

Profil Alumni

Riki Dhanu, Sang Spesialis Jurnalisme Investigasi dan Depth Reporting

January 19, 2017

Riki Dhanu, Sang Spesialis Jurnalisme Investigasi dan Depth Reporting
SEORANG jurnalis investigasi hadir di tengah-tengah kehidupan jurnalisme bukan sekedar mengungkap kebenaran, tetapi juga sebagai bentuk advokasi. Jurnalis mampu