Pemred Pikiran Rakyat Isi Kuliah di Prodi Jurnalistik

 

rahim-01

JATINANGOR – Pemimpin Redaksi HU. Pikiran Rakyat, Rahim Asyik memberikan kuliah tentang peliputan Budaya dan Gaya Hidup kepada mahasiswa Program Studi Jurnalistik Fikom Unpad, Kamis (29/9/2016) siang.

Rahim sengaja diundang oleh Prodi Jurnalistik Fikom Unpad, karena ia dinilai sangat mengusai untuk peliputan di bidang tersebut. Mata kuliah Jurnalistik Spesialisasi, adalah mata kuliah yang diberikan kepada mahasiswa tingkat akhir di Prodi Jurnalistik, sebagai upaya kampus untuk memeberi wawasan serta mengenalkan sejak dini beberapa spesialisasi yang ada di dunia kerja wartawan.

Dalam pemaparannya, Rahim menekankan tentang pentingnya riset sebelum melakukan liputan seni budaya. Hal tersebut untuk mengetahui latar belakang budaya yang akan diangkat, serta memastikan tidak adanya kesalahan dalam “memotret” budaya sebagai materi liputan.

“Kemalasan dalam melakukan riset, akan membuat misleading dalam peliputan budaya,” kata Rahim di ruang kelas Prodi Jurnalistik Fikom Unpad Jatinangor.

Di depan puluhan mahasiswa jurnalistik, Ia juga menceritakan betapa pentingnya kejelian dalam mengambil sudut pandang liputan. Keunikan dalam melihat peristiwa akan membuat tulisan memiliki nilai yang lebih tinggi, dibandingkan dengan tulisan yang ada di media lain.

“Semua yang ada di dunia, sudah hampir pasti pernah ditulis. Yang membuat liputan kita akan dibaca, jika kita mampu menyajikan sudut pandang lain,” imbuhnya.

Selain itu, Rahim memberi contoh, saat peliputan sebuat pertunjukan, wartawan tidak boleh hanya menyampaikan apa yang terjadi di panggung. Namun akan lebih mengesankan jika wartawan mampu menggambarkan apa yang terjadi di belakang panggung, sebagai sisi lain yang mendukung keberhasilan seniman di atas panggung.

“Menceritakan perjuangan tim teater saat latihan selama lima bulan, bisa jadi lebih menarik dibandingkan hanya mengulas tentang penampilannya di atas panggung yang hanya dua jam,” tambahnya.

Menjawab pertanyaa mahasiswa tentang peliputan konser musik, Rahim menjelaskan jika wartawan bisa menulis tentang perbandingan dari satu konser dengan konser lain, dari satu lagu dengan lagu yang lain. “Apakah kualitas lagunya meningkat atau tidak,” imbuhnya.

rahim-02

Rahim sejak kuliah memang dikenal sebagai mahasiswa yang rajin menulis. Ia pernah mendirikan tabloid bersama rekan-rekan kuliahnya saat itu. Ia adalah alumni Jurnalistik angkatan tahun 1987. Rahim mengisahkan, bagaimana dulu ketika ia dan kawan-kawan ingin menulis, maka harus mengerjakan semuanya secara mandiri. Mulai dari peliputan, hingga pendanaan.

“Dulu harus nyari biaya sendiri juga. Dengan cara jualan makanan sampai minta ke alumni. Sekarang jika mahasiswa mau, di Pikiran Rakyat kami siapkan dua halaman yang bisa diisi (Rubrik Kampus-red). Tulisannya akan tersebar se Jawa Barat dan ada uang jajan untuk yang nulis juga,” tutupnya. (Basith P/SL)

Profil Mahasiswa

Bunga Claudya, Aktivis, Juara dan Jiwa Sosial

February 1, 2017

Bunga Claudya, Aktivis, Juara dan Jiwa Sosial
BUNGA CLAUDYA selain fokus dalam kegiatan akademik, mahasiswa jurusan Jurnalistik Fikom Unpad angkatan 2012 ini serius menggeluti organisasi.

Profil Dosen

Hadi Suprapto Arifin, Sukses Berawal dari Rumah

January 6, 2017

Hadi Suprapto Arifin, Sukses Berawal dari Rumah
DOSEN Fikom Unpad yang satu ini mudah dikenali dari gaya berpakaiannya yang lain dari yang lain. Pria kelahiran

Profil Alumni

Riki Dhanu, Sang Spesialis Jurnalisme Investigasi dan Depth Reporting

January 19, 2017

Riki Dhanu, Sang Spesialis Jurnalisme Investigasi dan Depth Reporting
SEORANG jurnalis investigasi hadir di tengah-tengah kehidupan jurnalisme bukan sekedar mengungkap kebenaran, tetapi juga sebagai bentuk advokasi. Jurnalis mampu