Pisah Sambut Dekan dan Wakil Dekan Fikom Unpad

 
Pisah-Sambut-1

Dekan dan Wakil Dekan Baru (Foto Suwito)

JATINANGOR – Acara pisah sambut antara Dekan Fikom Unpad ke-9 dan Dekan ke-10 dan juga para Wakil Dekan Fikom Unpad berlangsung Rabu (13/1) dengan penuh keharuan. Pimpinan lama menyampaikan sambutannya sambil berkaca-kaca penuh haru.

 
Prof.Deddy Mulyana MA,PhD yang sudah dua periode menjabat sebagai dekan Fikom Unpad mengucapkan selamat kepada dekan baru Dr.Dadang Rahmat Hidayat,SH,S.Sos,MSi serta kepada Dr.Dadang Sugiana MSi dan Dr.Edwin Rizal MSi yang terpilih masing-masing sebagai Wakil Dekan I dan II yang baru.

 
Selain itu, Prof.Deddy juga memohon maaf kepada seluruh sivitas akademika Fikom Unpad jika selama dia menjabat sebagai pimpinan ada kata atau kebijakan yang menyinggung perasaan atau merasa dirugikan. Prof Deddy juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bahu membahu membangun Fikom Unpad sehingga dalam hampir tujuh tahun terakhir ini kemajuan Fikom Unpad dinilai banyak orang sangat melesat.

 
Dikatakan Deddy, selain enam kali mendapatkan predikat The Best School of Communications dari majalah Mix Marketing (Grup Swa), juga jumlah doktor yang awalnya hanya ada beberapa gelintir orang, sampai saat ini hampir 40% dosen Fikom Unpad bergelar doktor.

 
Iklim ilmiah di kampus Fikom pun sangat terasa, baik tingkat nasional maupun internasional. Di kampus ini acapkali diselenggarakan dengan para pembicara berkaliber nasional dan internasional. Begitu pun kerjasama akademik terjalin bukan saja dengan lembaga dalam negeri namun juga dengan lembaga di luar negeri.

 

Tausiah-3

Dekan dan Wakil Dekan lama mendapat kenang-kenangan dari Dekan Baru (Foto Suwito)

Yang membanggakan pula, Fikom Unpad menjadi tujuan “Wisata Kampus” dari perguruan tinggi maupun sekolah baik dari dalam maupun luar negeri. Hampir sebulan dua kali ada rombongan yang berkunjung ke kampus Fikom Unpad untuk mendapatkan informasi tentang kampus ini.

 
Kegiatan mahasiswa pun berkembang pesat. Mahasiswa berkegiatan bukan hanya di dalam negeri, tetapi juga ke luar negeri. Rata-rata setiap tahun sekitar 50 mahasiswa Fikom Unpad berangkat ke luar negeri untuk berbagai kegiatan akademik maupun non akademik.

 
Selain itu, dengan anggaran yang tidak sebesar fakultas-fakultas lainnya, pembangunan fisik Fikom Unpad berkembang pesat. “Fikom Unpad satu-satunya fakultas yang memiliki auditorium semegah ini, padahal anggaran kita jauh lebih kecil dibanding beberapa fakultas favorit” ujar Wakil Dekan2 lama, Dr.Susanne Dida ,MM.

 

Pisah-Sambut-4

Ketua Dharma Wanita baru dan DW lama mengapit perwakilan penerima beasiswa DW Fikom (Foto Suwito)

Darma Wanita
Pada acara pisah sambut ini dilakukan pula serah terima kepengurusan Dharma Wanita unit Fikom Unpad dari Daisy Mulyana kepada Herlina Agustin. Dalam sambutannya, Daisy menyatakan, di awal dirinya harus menjadi Ketua Dharma Wanita Fikom, semula dia menganggap bahwa lembaga ini adalah kumpulan istri-istri dosen dan pegawai yang tidak lebih dari sekedar arisan, ngegosip, shooping atau citra buruk lainnya. Hal tersebut karena citra buruk dharma wanita di masa Orde Baru.
“Ternyata di Fikom Unpad lain. Kita berhasil membuat sejumlah kegiatan sosial, kesenian angklung, serta aktivitas lainnya yang jauh dari anggapan tadi” ujar Daisy.

 
Aktivitas DW Fikom Unpad ini pun cukup menonjol, ketika Unpad memberhentikan aktivitas pembinaan DW fakultas-fakultas terhadap desa-desa di sekitar kampus Jatinangor, DW Fikom Unpad tetap membina ibu-ibu kader di Desa Hegarmanah dengan aneka kegiatan sehingga terjalin kedekatan antara masyarakat desa.

 
Dalam sambuatannya yang penuh keharuan, Daisy Mulyana memohon maaf kepada para anggotanya yang jatuh bangun dalam berkegiatan tanpa mengeluh.

 
Pada acara yang sama juga secara simbolik diserahkan bantuan beasiswa bagi putra-putri pegawai honorer atau tidak tetap Fikom Unpad. Selama ini, DW terus memberikan beasiswa ini kepada pegawai honorer seperti petugas kebersihan dan keamanan fakultas. DW juga bekerjasama dengan para mahasiswa yang berkegiatan sosial yang tergabung dalam UKM KJ-21. (AA)