Priyanka Faza Janitra, Kuliah Oke, Siaran Radio Juga Oke

 

Profil-Mhsw-Angka ArdanJIKA anda pendengar setia radio Ardan105.9 FM Bandung, pasti tidak asing dengan penyiar yang satu ini. Nama lengkapnya Priyanka Faza Janitra.Anka, begitu biasa dia disapa, mulai menjadi penyiar radio Ardan sejak lulus dari ajang Ardan School tahun 2010. Meski sudah bekerja di radio Ardan, Anka saat ini masih terdaftar sebagai mahasiswa Prodi Manajemen Komunikasi angkatan 2011 Fikom Unpad

 
“Awalnya diajak teman ikut audisi sekolah penyiar (Ardan School). Terus ya udah ikutan aja. Modal nekat enggak tahu apa-apa dan belum punya pengalaman apa-apa. Eh, tahunya rezeki bisa masuk dua besar dari ratusan orang yang ikut,” kata Anka menceritakan awal dirinya bergabung dengan radio Ardan.

Ternyata, menjadi penyiar bukan cita-cita Anka dari kecil. “Sama sekali enggak. Soalnya dulu pemalu banget dan selalu nangis kalau disuruh naik panggung,” tambah Anka yang sebenarnya bercita-cita menjadi artis.

Menjadi penyiar ketika masih berkuliah tentu memiliki tantangan tersendiri. Selain bertanggung jawab dengan urusan kuliah, Anka juga mesti serius dengan kewajibannya sebagai penyiar. “Kerja di media lumayan menyita waktu sih. Kadang bisa malam banget atau pagi banget,” tutur gadis penyuka  bubur ayam ini. Untuk mengatasi hal itu, Anka sering meminta jadwal siaran di akhir pekan atau ketika tidak ada jadwal kuliah.

Anka mengaku tetap senang bisa menjadi penyiar radio Ardan. Sebab, dirinya bisa bertemu orang baru, kreativitasnya terasah, dan belajar banyak hal seperti public speaking dan manner bertemu klien.Baginya, penyiar yang baik itu penyiar yang mau belajar, memiliki banyak akal, rendah hati, serta memiliki kemampuan berkomunikasi yang bagus.

Profil-Mhsw-Angka Ardan-2Anka bercerita tentang pengalamannya yang paling seru saat menjadi penyiar. Saat itu tengah bulan Ramadhan dan dia mesti siaran pukul 02.00 pagi. Tiba-tiba motor yang dikendarai adiknya mogok. Terpaksa dia lari dari rumah ke studio Ardan.

Orang tua memiliki peranan penting dalam hidup gadis alumnus SMAN 9 Bandung ini. Khususnya, sosok ibu di hidupnya. “She teaches me everything. All I need, all I want, all i have to do. Banyak deh.”

Anka bersyukur bisa berkuliah di Fikom Unpad, karena dia merasa apa yang tengah dijalaninya berkaitan dengan apa yang dia pelajari di kuliah. Katanya, Fikom Unpad adalah fakultas yang berisi anak-anak yang punya segudang ide, talenta, dan kreativitas. “Tapi masih butuh wadah buat nyalurin itu semua,” ujar mahasiswa yang memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sebesar 3,7 ini.

Anka mempunyai keyakinan bahwa keberanian merupakan modal awal dari sebuah kesuksesan. “Ada tiga poin utama dalam hidup aku. Keluarga, sahabat, dan prestasi. Keluarga mengajarkan aku arti kasih sayang dan pengorbanan. Sahabat mengajarkan aku arti berbagi,, dan prestasi membuat hidupku terus maju kedepan, mempunyai semangat untuk terus belajar, serta pemacu untuk mendapatkan hal – hal yang bermanfaat”. Anka berharap, generasi muda sekarang dapat step out, keluar dari zona nyaman dan berani mengeksplore serta menunjukan potensi yang dimiliki kepada dunia.(Rahman Fauzi/Laras)