JATINANGOR – Himpunan Mahasiswa Hubungan Masyarakat Fikom Unpad kembali menggelar acara Bedah Buku dengan tema “PRoven: Be Better As A PR!”. Acara yang merupakan program kerja tahunan dari Departemen Akademik dan Keprofesian Hima Humas ini pada kali ini menyusung tema Public Relations dan Branding, yang akan mengulas dua buku yang berkaitan dengan tema yaitu Indonesia Bicara Baik dari perspektif PR dan Brand Yourself dari perspektif personal branding. Kegiatan ini diselenggarakan pada Selasa (9/5/2017) di Aula Moestopo Fikom Unpad.

Acara bedah buku ini turut mengundang pembicara yaitu Ibu Neneng Nurlaela Arif sebagai salah satu penulis buku Indonesia Bicara Baik, dan juga saat ini sedang menjabat sebagai ketua Perhumas Bandung. Pembicara yang kedua adalah Ibu Indah Soekotjo sebagai salah satu penulis buku Brand Yourself. Beliau juga dikenal sebagai model yang kini aktif menjadi personality trainer. Yang dibantu oleh penelaah dari dosen program Studi Hubungan Masyarakat Fikom unpad yaitu Ibu Lilies Pustitasari dan Bapak Syauqy Lukman.

 

Dalam acara yang berbentuk talkshow ini, peserta dielaskan bahwa Brand merupakan kepribadian, potensi, dan ciri khas seseorang yang membedakannya dengan orang lain. Melalui sikap, relationship, dan komunikasi yang baik dapat memenangkan persepsi positif tentang Anda di mata publik. Disamping itu, era globalisasi yang ditandai dengan semakin meningkatnya persaingan tenaga kerja, menuntut setiap profesi untuk mengasah diri bukan hanya segi pengetahuan dan keterampilan tetapi juga dalam hal komunikasi dan pergaulan. Kemajuan teknologi informasi yang demikian pesat perlu diimbangi dengan kemampuan memilih dan menggunakan perangkat atau media komunikasi secara tepat. Namun, hal ini patut disertai kesadaran dalam menerapkan etika berkomunikasi dan berelasi secara memadai baik dalam dunia kerja maupun interaksi pada umumnya. Aspek-aspek inilah yang menjadikan setiap individu memiliki nilai tambah yang pada akhirnya membentuk ‘brand’ diri yang mampu bersaing dalam dunia kerja. Karena masa kini kepandaian saja tidak cukup jika tidak diimbangi dengan kemampuan bersosialisasi dan mengkomunikasikan aspek-aspek positif dalam diri.* (DINDA A. KHOERRUNNISA)