Pusdi Komling Fikom Unpad Serahkan Kukang yang Dilindungi

 

Jatinangor, 31/1.

Bertepatan dengan Hari Primata Indonesia yang diperingati setiap tanggal 30 Januari, Pusat Studi Komunikasi Lingkungan Fakultas Ilmu Komunikasi Univesitas Padjadjaran kembali melakukan serah terima satwa liar dilindungi kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistemnya (BKSDA), Rabu (30/1) kemarin.

Satwa yang diserahkan kali ini adalah dua ekor primata berjenis kukang. Mereka adalah kukang betina bersama seekor anaknya hasil penyelamatan Pusdi Komling bekerja sama dengan PROFAUNA Jawa Barat dan Yayasan SIOUX Ular Indonesia Daerah Jawa Barat. Menurut Dr. Herlina Agustin, MT., staf Pusdi Komling yang juga merupakan Dewan Penasihat PROFAUNA Indonesia, kedua kukang tersebut ditemukan terjatuh oleh beberapa warga di daerah Cimahi, Bandung. Diduga kedua primata yang selalu tampak jinak namun cukup berbahaya itu terjatuh karena ada beberapa anak-anak yang menggoyang-goyangkan pohon tempat mereka tinggal.

“Sepertinya memang ada yang menggoyang-goyang, karena seharusnya kukang sangat kuat cengkeramannya. Jadi kecil kemungkinannya mereka jatuh sendiri,” tutur Herlina.

Kedua kukang tersebut dievakuasi Selasa (29/1) siang segera setelah relawan SIOUX mendapat laporan dari warga. Saat ditemukan, induk kukang dalam keadaan kesakitan karena jatuh, namun masih dapat bergerak aktif. Bahkan, demi melindungi anaknya, induk kukang tersebut sempat berlaku agresif ketika para relawan PROFAUNA dan SIOUX mencoba memasukkannya ke dalam kandang sementara.

“Induk kukang, seperti halnya primata lainnya, mirip dengan manusia yang sangat sayang kepada anaknya. Ia akan berusaha mati-matian melindungi anaknya dari ancaman pengganggu. Melihat ia memeluk anaknya dengan erat membuat perasaan terharu,” kisah Herlina.

Kedua kukang hasil penyelamatan tersebut diserahkan kepada BKSDA di kampus Fikom Unpad, Jatinangor, dengan disaksikan oleh Dekan Fikom Unpad, Dr. Dadang Rahmat, M.Si. dan Kepala Pusdi Komling, Dr. Iriana Bakti, M.Si..

Menurut Agung Ferdiyansah, Polhut Pertama BKSDA Jabar yang menerima penyerahan kukang tersebut, kedua kukang itu akan dibawa ke Yayasan International Animal Rescue Indonesia (YIARI) sebelum dilepasliarkan. “Mereka harus diperiksa dulu kesehatan fisik dan psikologisnya sebelum dilepaskan, dan IAR memiliki fasilitas untuk itu,” jelas Agung.

Sementara itu, Dadang Rahmat selaku dekan menyambut baik aktivitas Pusdi Komling yang secara aktif melakukan tindakan nyata dalam penyelamatan satwa dilindungi. Hal tersebut menjadi realisasi komitmen Unpad untuk mendukung setiap usaha pelestarian lingkungan hidup. (DS)

#FikomUnpad #PusatStudiKomunikasiLingkungan #pelestarianSatwa #kukang

Profil Mahasiswa

Annisa Aji Anggoro dan Visinya menjadi Agent of Change

May 20, 2019

Annisa Aji Anggoro dan Visinya menjadi Agent of Change
Annisa Aji Anggoro, mahasiswi Program Studi Ilmu Perpustakaan Fikom, terpilih sebagai delegasi Universitas Padjadjaran, dalam

Profil Dosen

ADE KADARISMAN, “KOMUNIKASI SEBAGAI JEMBATAN PERMASALAHAN LINGKUNGAN”

June 5, 2019

ADE KADARISMAN, “KOMUNIKASI SEBAGAI JEMBATAN PERMASALAHAN LINGKUNGAN”
Ade Kadarisman, dosen program studi Hubungan Masyarakat Fikom Unpad telah merilis buku yang berjudul Komunikasi

Profil Alumni

Cerita Inspiratif Muhammad Nur Hakim (Senior Business Partnership Tokopedia) dan Dosen Fikom Favoritnya

April 20, 2019

Cerita Inspiratif Muhammad Nur Hakim (Senior Business Partnership Tokopedia) dan Dosen Fikom Favoritnya
Muhammad Nur Hakim, Lahir di Palembang, 14 oktober 1993, Mas Hakim merupakan Alumni program studi hubungan masyarakat