Rahmat Fadhli, Tak Menyangka bisa ke Filipina dan Thailand

 

Rahmat FadhliRAHMAT FADHLI yang biasa dipanggil Ipad atau Fadhli mahasiswa angkatan 2011 di Prodi Ilmu Perpustakaan Fikom Unpad ini tak menyangka bakal terpilih dalam pertukaran pelajar ke Filipna dan Thailand. Laki-laki kelahiran Payakumbuh, Sumbar, 4 Oktober 1993 ini dikenal sebagai pekerja keras sebagai anak kedua dari tiga bersaudara.

Ia berhasil menjadi salah satu mahasiswa Unpad yang terpilih mengikuti Indonesia-Philippines Youth Cultural Exchange Program 5 yang diadakan di Ateneo de Manila University, Manila. Awalnya ia hanya mendaftar untuk mencoba kemampuan bahasa Inggrisnya, namun ternyata bisa lolos seleksi. Program yang ia ikuti di Filipina ialah pertukaran budaya. Ipad pun belajar tentang International Relations dan berkesempatan mengunjungi kampus-kampus terbaik di Filipina

Selain ke Filipina, Ipad pun lolos sebagai peserta untuk kegiatan Global Peace Volunteer Camp yang diadakan oleh Global Peace Festival Asia Pasific di Bandung.Setelah itu ia mengikuti Art Immersion and Student Exchange Field Trip yang diikuti 30 mahasiswa Indonesia, yang diadakan di Chiang Mai University, Thailand. Sama halnya dengan kegiatan yang pernah ia ikuti di Filipina, di Thailand ia mengikuti acara pertukaran budaya, bahasa, dan juga seni tarian tradisiaonal. Selain mendapatkan pengalaman pertukaran budaya ia juga belajar kerja sebagai freelancer travel writer. “Jadi langsung dapat dua manfaat,” ujarnya.

Saat ditanya bagaimana tips agar bisa terpilih untuk pertukaran pelajar, ia menjawab dengan moto :”challenge your limitation. Kita harus banyak mencari info dan memang ada niat” ungkap Ipad.

Menurutnya, banyak pengalaman saat mengikuti pertukaran pelajar, “pengalaman yang didapet tu, kayak pikiran aku jadi lebih terbuka kayak banyak belajar gitu dari belajar-belajar nya, terus menambah banyak temen gitu dari negara dan universitas yang berbeda. Jadi pola pikir aku jadi lebih terbuka gitu,” ungkapnya

Salah satu pengalaman yang unik ialah saat dosen Thailand yang memintanya mengulang percakapan dalam bahasa Thailand. Dosennya merasa kaget karena Ipad bisa mengulangi bahasa Thailand dengan intonasi yang tepat. Ia mengaku sering menonton film Thailand sehingga tidak asing lagi dengan intonasi percakapan dalam bahasa Thailand. Dosen tersebut tidak percaya kalau irama dan intonasi yang Ipad katakan persis seperti orang Thai.

Banyak kegiatan Organisasi yang saat ini ia ikuti, diantaranya HIMAKA Himpunan Mahasiswa Perpustakaan) ,sebagai staff PSDMO, ia juga aktif di UBTU (Unit Bulu Tangkis Unpad) dengan jabatan sebagai Koordinator Divisi Internal, dan mengikuti Lintas Badminton Fikom juga. Kendati sibuk dengan berbagai kegiatan, namun saat ini ia memiliki IPK 3,68. (Dorothi Iberani Wamafma)