Santi Susanti, Tendik Unpad Pertama Peraih Gelar Doktor

 

Doktor-Santi-1-edit

BANDUNG – Santi Susanti (39), seorang tenaga kependidikan (pegawai) Fikom Unpad berhasil meraih doktor ilmu komunikasi di Program Doktor, Program Pascasarjana Komunikasi Fikom Unpad belum lama ini. Santi merupakan tendik pertama dalam sejarah Unpad yang berhasil meraih gelar akademik Doktor di kampus ini.

 
Penelitian Santi untuk disertasi ini juga cukup menarik, yakni tentang konstruksi makna berbudaya Sunda pada individu beretnis Jawa dan Tionghoa di Bandung. Santi dipromotori oleh Dr.Atwar Bajari M.Si, Prof.Dr.Haryo S Martodirdjo dan Dr.Ninis Agustini Damayanti,M.Lib. Sedangkan bertindak sebagai oponen ahli adalah Prof.Deddy Mulyana,M.A, PhD, Prof.Dr.Cece Sobarna,M.Hum dan Dr.Rohanda,MSi. Bertindak sebagai representasi guru besar, Prof.Dr.Engkus Kuswarno,MS.

 

 

Doktor-Santi-2-edit

Penelitian Santi dilatarbelakangi oleh banyaknya individu Jawa dan Tionghoa di Bandung yang menjalani dan menerapkan kesundaan dalam kehidupan sehari-harinya. Mereka inilah yang disebut sebagai orang Sunda secara sosio-kultiural.

 
Santi tergoda untuk mengetahui konstruksi makna dan motif berkesundaan pada individu Jawa dan Tionghoa di Bandung ini serta penasaran dengan pengalaman berliterasi dan berkomunikasi dengan berkesundaan.

 
Berdasarkan hasil penelitiannya, terdapat aspek ekstrensik dan intrisik serta aspek harapan yang menjadi motif berkesundaan pada individu Jawa dan Tionghoa di Bandung. Lingkungan keluarga mereka, lingkungan sosial dan lingkungan alam juga memberikan peran besar dalam pembentukan makna berkesundaan.

 
Konstruksi makna berbudaya Sunbda pada mereka terbentuk sesuai pengetahuan dan pengalaman yang mereka miliki. Menjadi orang Sunda bagi mereka dimaknai secara filosofis sebagai suatu cara pandang dan pola pikir yang nyunda serta diwujudkan dalam bentuk kontribusi nyata bagi kesundaan

 

Doktor-Santi-3-edit

Santi Susanti bersama keluarga (Foto koleksi pribadi)

Santi Susanti pernah kuliah di Jurusan Bahasa Jerman IKIP Bandung antara 1995-1996. Namun dia tak melanjutkan kuliahnya karena tahun 1996 diterima sebagai mahasiswa di Jurusan Perpustakaan Fikom Unpad. Dua tahun setelah lulus dia diangkat sebagai tendik PNS di Fikom Unpad. Tahun 2010 ia mendaftar sebagai mahasiswa Program Magister Komunikasi di almamaternya. Tidak puas dengan gelar magisternya dia melanjutkan lagi ke program doktor pada tahun 2012 dan lulus empat tahun kemudian. (AA).