Stefanie Ginting, dari TV Lokal ke TV Nasional

 

Stefanie-Ginting-1

MENJADI seorang freelancer tidak lantas membuat Stefani Imanensia Ginting melupakan kewajibannya sebagai mahasiswa untuk terus menuntut ilmu di kampus. Tephi, sapaan akrab Stefani, tetap mengutamakan kuliah dibanding kegiatan lain yang juga cukup menyita waktu di tengah padatnya jadwal kegiatan Tephi.

Gadis asal Medan ini bisa dinilai sebagai mahasiswi yang aktif mengikuti kegiatan di dalam kampus. Hal itu terbukti dengan keikutsertaanya sebagai pengurus Himpunan Mahasiswa Jurnalistik Fikom Unpad periode 2013-2014, anggota Persadaan Mahasiswa Karo Unpad, anggota Komunitas Musik Fikom, dan anggota Ikatan Mahasiswa Kristen Katolik Fikom Unpad. Jika dibandingkan dengan kegiatannya didalam kampus, Tephi mengaku jika dirinya justru lebih aktif diluar kampus. Selain menjadi news anchor, Tephi juga pernah mengikuti training menjadi penyiar radio. Ketika ditanya tentang kesibukannya saat ini, lulusan SMAK 3 BPK Penabur Bandung ini menjelaskan bahwa ia sibuk kuliah dan bekerja.

Berdasarkan penuturan mahasiswi jurusan Jurnalistik Fikom Unpad angkatan 2011 ini, pada awalnya ia mengikuti perintah sang ayah untuk mengambil program studi Jurnalistik. Lama-kelamaan Tephi pun menikmati karena ternyata jurnalistik membentuk pola pikirnya menjadi kritis. Jurnalistik juga membuat ia bertemu dengan orang baru yang terkadang orang itu merupakan orang penting. Setelah mengikuti kuliah di Jurnalistik, ketertarikan Tephi di bidang broadcasting barulah muncul.

Sebelum akhirnya bekerja untuk Kompas TV, pada mulanya Tephi bekerja di PJTV sebagai news anchor. Keikutsertaannya dalam kursus broadcasting lah yang menjadi gerbang awal masuknya Tephi ke ranah broadcasting. Beberapa lomba menjadi presenter pernah Tephi ikuti, salah satunya adalah PJTV HUNT yang diselenggarakan oleh PJTV.

“Pak Abie Besman, dosen saya liatin tugas jurnalistik televisi aku ke tim KompasTV. Ternyata mereka suka, akhirnya aku dipanggil dan casting. Alhasil lolos dan mulai kerja bulan September setelah kontrakku abis dulu dengan PJTV,” cerita Tephi tentang perjalanan kariernya di bidang broadcasting.

Menyikapi kesibukan yang dijalaninya, gadis kelahiran Bandung ini pun berbagi rahasia. Kesibukan kuliah dan bekerja menyebabkan jam tidur Tephi semakin berkurang. Selain itu Tephi juga selalu membawa buku kemanapun ia pergi.

“Strateginya adalah tau prioritas sih. Jadi pasti ada yang dikorbanin, soalnya waktu kita kan sehari cuma 24 jam,” kata Tephi. (Siti Aminah)