Strategi Komunikasi Pemkot Bandung Menuju “Bandung Juara”

 

Agenda

Padjadjaran Ramadhan Night Festival 2018

Date: May 24, 2018

Time: 12:00-21:00

Padjadjaran Ramadhan Night Festival
Batalyon UKM Barat Unpad Jatinangor | Kamis, 24 Mei 2018 pkl 12:00 – 21:00

Tausiyah bersama Ust. Nur Ihsan Jundullah
Masjid Raya Unpad | Kamis, 24 Mei 2018 pkl 15:00 – 18:00

Contact Person :
Inayah Zahra Zahirah
WA : 081394592351
Instagram : @prfest18
Line@ : @zgs4110d

Rosnandar-2-edit

BANDUNG – Untuk mewujudkan program “Bandung Juara”, Pemkot Bandung melakukan serangkaian strategi. Satu diantaranya strategi komunikasi. Strategi komunikasi ini ditujukan kepada khalayak internal Pemkot, serta komunikasi terhadap para stakeholder.

Dosen Prodi Humas Fikom Unpad, Rosnandar Romli mengungkapkan hal itu dalam disertasinya yang berjudul “Strategi Komunikasi Pemkot Bandung kepada Stakeholder kota dalam Mewujudkan Program “Bandung Juara” . Rosnandar mempertahankan disertasinya di hadapan tim penguji dalam sidang terbuka promosi doktor di Program Doktor Komunikasi Unpad, belum lama ini.

Rosnandar dipromotori oleh Dr Atwar Bajari MSi, Prof.Dr.H.Soleh Soemirat,MS serta Dr. H.Rohanda,MSi. Sedangkan yang berrindak sebagai oponen ahli adalah Dr.Siti Karlinah MSi, Dr.Suwandi Sumartias,MSi dan Dr.Asep Suryana,MSi. Sidang dipimpin oleh Dekan Fikom Unpad, Dr.dadang rahmat Hidayat,MSi.

Menurut Rosnandar, para stakeholder Pemkot menilai, program Bandung Juara, bukan sesuatu yang baru bahkan konsep ini mirip dengan program walikota sebelumnya dengan program Bandung Bermartabat. Para stakeholder juga belum sepenuhnya memahami tentang konsep Bandung Juara ini.

Strategi komunikasi yang dilakukan baik di lingkungan internal maupun eksternal juga tidak mudah karena program Bandung Juara ini memeiliki banyak kegiatan dengan jumlah sekitar 360 kegiatan dengan prioritas program seperti ketertiban, penataan kota, serta penataan PKL.

Proses komunikasi dilakukan melalui berbagai media, baik suratkabar, televisi, radio serta media sosial, bahkan setiap pejabat yang bertanggungjawab terhadap program tertentu harus mampu menjawab pertanyaan atau keluhan masyarakat melalui media sosial sehingga berbagai permasalahan bisa dengan cepat teratasi. (AA)