TVRI dan RRI Harus Tingkatkan Kualitas Siarannya

 

Seminar-Broadcast-3JATINANGOR – Di tengah keterbatasannya, TVRI dan RRI harus meningkatkan kualitas isi siarannya. Dua Lembaga Penyiaran Publik (LPP) ini didanai oleh APBN. Di tengah keterbatasan itu TVRI dan RRI juga harus tetap menjadi media pemersatu dan pembentuk karakter rakyat Indonesia.

 

Anggota Komisi 1 DPR RI dan mantan pemimpin redaksi RCTI Arif Suditomo, mengungkapkan hal itu ,Rabu (11/3) lalu dalam seminar bertajuk ‘Masa Depan Penyiaran Indonesia’ yang diselenggarakan atas kerjasama Prodi Jurnalistik Fikom Unpad di Auditorium, DPR-RI, TVRI dan RRI, di Gedung Pascasarjana, Fikom Unpad.

 

Seminar-Broadcast-2Selain Arif Suditomo tampil pula Kepala Stasiun TVRI Jabar Iriani Sanusi, Kepala Stasiun RRI Bandung Hasto Kuncoro, serta Mantan Ketua KPI Pusat dan Ketua Program Studi Ilmu Jurnalistik Unpad Dadang Rahmat Hidayat. Acara dipandu oleh Gugum Gumilar S.Sos,MSi dari Prodi Jurnalistik Fikom Unpad. Acara dibuka oleh Dekan Fikom Unpad Prof.Deddy Mulyana,MA.PhD

 
Menurut Arif Suditomo, Lembaga Penyiaran Publik (LPP), yaitu TVRI dan RRI mendapatkan anggaran dari APBN. “APBN uang rakyat, uang kita. Maka dari itu, kita harus menuntut kualitas siaran kedua lembaga tersebut,” jelas Arief.

 
IMG_6149Arief menambahkan, yang mempengaruhi kualitas LPP ini adalah tiga gerakan; gerakan politik, gerakan kultur, dan gerakan publik. “Gerakan politik adalah tugas saya sebagai anggota DPR RI. Gerakan kultur dan publik adalah tugas kita semua. Coba lima sampai sepuluh menit nonton TVRI. Kalau tidak suka, tidak usah dilanjutkan. Kalau suka dan bagus, beritahu ke orang lain,” tambah Arief lagi.

 
Salah satu gerakan politik yang telah dilakukan adalah memasukkan LPP sebagai prioritas dalam revisi UU no. 32. “Di pedalaman LPP menjadi media yang penting. Sebelum RRI masuk, masyarakat wilayah Indonesia yang berada di perbatasan dengan Malaysia, disana orang tidak mengenal nama presiden RI. Sekarang, mereka jadi tahu,” jelas Kepala Stasiun RRI Bandung Hasto Kuncoro. ( Dinatalia R. Gurning)