Uniska Field Research ke Fikom Unpad

 

Uniska-Banjarmasin-editJATINANGOR – Fikom Unpad mendapat kunjungan dari pimpinan, pengelola, dan mahasiswa Pascasarjana Universitas program Pascasarjana Magister Ilmu Komunikasi Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Banjarmasin pada Jumat (17/4). Mereka diterima langsung oleh Dekan Fikom Unpad, Prof. Deddy Mulyana, MA., Ph. D di Gedung Pascasarjana Fikom Unpad, Jatinangor.

 

Dalam sambutannya, Deddy memaparkankan profil singkat Fikom Unpad. “Bidang komunikasi adalah bidang yang sangat popular saat ini. Mudah-mudahan bidang ini terus berkembang di berbagai daerah, termasuk Banjarmasin, Kalimantan,” ujar Deddy.

 
Tujuan kunjungan ke Fikom Unpad ini menurut Direktur Pascasarjana Uniska, Drs. Deli Anhar, M.AP, untuk mengetahui dan mempelajari pengelolaan program Pascasarjana yang telah diterapkan Fikom Unpad serta menambah wawasan, ilmu, dan aplikasi dalam bidang komunikasi.

 
Setelah acara sambutan, mahasiswa Uniska diberi kesempatan untuk bertanya kepada para pimpinan Fikom Unpad saat sesi diskusi. Adapun topik yang ditanyakan oleh mahasiswa adalah seputar implementasi pengembangan keilmuan dalam era teknologi komunikasi, tantangan dan peluang teknologi komunikasi saat ini, komunikasi politik tanah air, dan pencitraan politik melalui media komunikasi massa.

 
Dalam acara kunjungan tersebut, hadir pula Wakil Dekan I Fikom Unpad, Dr. Atwar Bajari, M.Si., dan Ketua Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Unpad, Dr. Suwardi Sumartias, M.Si.
Menurut Atwar Bajari, , Program Studi Pascasarjana Fikom Unpad saat ini menerapkan pola belajar yang menuntut mahasiswanya untuk turut aktif menuntut ilmu bukan hanya dari dalam kelas, namun dari luar kelas pula.

 
“Dari 72 SKS pada program S3, sebagian besar menuntut mahasiswa mengikuti pembelajaran di luar kelas seperti mengikuti seminar internasional dan menulis jurnal ilmiah,” ujar Atwar. Selain menambah ilmu mahasiswa yang bersangkutan, pola ini turut serta meningkatkan eksistensi Fikom Unpad di dunia penelitian komunikasi nasional dan internasional. (Dina Gurning)