Workshop Pengenalan Industri Migas bersama SKK Migas dan Pertamina

 

Kuliah-Umum-SKK-Migas-edit-2JATINANGOR – Workshop tentang pengenalan kegiatan industri migas dan tanggung jawab sosial (corporate social responsibility) bersama SKK Migas – Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) berlangsung di Auditorium Oemi Abdurachman Gedung 1 Fakultas Ilmu Komunikasi Unpad pada Jumat, (13/3).

 
Workshop ini dihadiri oleh Zudaldi Rafdi selaku Kepala Sub Bagian Komunikasi dan Protokol SKK Migas, Sudaryono selaku Manager Community Development PHE ONWJ, Novitri Lilaksari sebagai Relations Team Leader PHE ONWJ, beserta staf dari community development Dimas, Luthfi, dan Asep. Dari pihak fakultas juga hadir Dekan Fikom Unpad Prof. H. Deddy Mulyana, M.A., Ph.D, Ketua Program Studi Humas Trie Damayanti dan juga dosen Prodi Humas Lilis Puspitasari,MSi. Acara ini diawali dengan sambutan dari Prof. Deddy. Acara dibuka dengan penyampaian safety breifing sebagai tata aturan dari Pertamina untuk tanggap darurat bencana dan kesiagaan.

 
Kuliah-Umum-SKK-Migas-edit-1Di sesi pertama, penyampaian materi tentang Industri Hulu Migas dalam Tata Kelola Energi Nasional. Materi ini dipaparkan oleh Zudaldi Rafdi selaku Kasubag Komunikasi dan Protokol SKK Migas. Dalam materi ini, Zudaldi memamparkan tentang kegiatan pertambangan dan pengolahan minyak bumi di Indonesia. Selain itu, Zudaldi juga menyebutkan empat unsur penting dalam kegiatan industri migas: menggunakan teknologi canggih, membutuhkan modal besar, risiko tinggi, dan membutuhkan profesionalitas yang tinggi. Beliau juga menambahkan tentang perubahan konsep royalti ke konsep bagi hasil.

 
Di sesi kedua, penyampaian materi tentang CSR PHE ONWJ dipaparkan oleh Sudaryoko selaku Manager Community Development PHE ONWJ. Dalam materi ini dipaparkan tentang beberapa program tanggung jawab sosial, antara lain Hutan Mapi (Mitigasi Adaptasi Perubahan Iklim, Mata Iklim (Masyarakat Tanggap Terhadap Perubahan Iklim), Master Kasir (Pemanfaatan Sampah Terpadu Masyarakat Pesisisr), dan Desa Siaga (termasuk program air bersih). Selain itu, PHE ONWJ juga menyelenggarakan sanggar ekonomi kreatif yang melatih banyak pengangguran untuk mengolah limbah menjadi industri kreatif dan juga penerapan green lifestyle.(Evelind)