
Awardee IISMA 2024: Perjalanan Agatha Studi di Taiwan
Agatha Maria Valerie, mahasiswa Humas Fikom Unpad angkatan 2021, berhasil mewujudkan impiannya berkuliah di luar negeri dengan lulus IISMA 2024. Ia berkesempatan belajar di salah satu kampus terbaik Taiwan, yaitu National Taiwan University of Science and Technology (NTUST) Taiwan Tech.
Sejak awal memasuki dunia perkuliahan, Agatha mempunyai target untuk bisa mengikuti program student exchange atau pertukaran pelajar. Pertama, Agatha pernah mendaftar pada salah satu program exchange melalui informasi yang ia dapat dari International Office Unpad, sayangnya pada saat itu Agatha belum berhasil mendapatkan kesempatan.
Setelah itu, ia memutuskan untuk memusatkan fokusnya pada kegiatan akademik perkuliahannya. Sampailah saat menginjak semester 6, salah satu temannya memberikan ajakan kepada Agatha untuk mencoba daftar IISMA. Pada awalnya, Agatha merasa tidak percaya diri, tetapi setelah ia melakukan research lebih banyak, ia memberanikan dirinya untuk mencoba kesempatan ia miliki.
IISMA dan Berbagai Persiapannya
IISMA (International Student Mobility Award) merupakan salah satu program pertukaran pelajar yang diselenggarakan oleh Kemendikbud Ristek. IISMA memberikan kesempatan bagi mahasiswa Indonesia yang ingin merasakan pengalaman belajar di universitas-universitas terbaik di luar negeri.
Setelah memutuskan untuk daftar IISMA, hal pertama yang Agatha lakukan adalah mempersiapkan kebutuhan dokumen pendaftaran. Agatha menghadapi beberapa hal tak mudah dalam proses pendaftarannya. Mulai dari harus konsisten belajar bahasa inggris secara mandiri, time management, hingga mengenal dan menggali tentang diri sendiri untuk menciptakan tulisan esai yang menarik.
Seluruh proses seleksi IISMA dilakukan secara online pada website atau portal IISMA. Tahap pertama adalah harus mengumpulkan beberapa dokumen seperti tes bahasa inggris, transkrip nilai, dan esai. Termasuk juga memasukkan 3 pilihan kampus tujuan. Tahap selanjutnya adalah interview yang dilakukan full menggunakan bahasa inggris.

Pengalaman Berharga dan Makna IISMA
Sebenarnya, negara yang menjadi tujuan awal Agatha pada student exchange adalah Thailand dan Korea Selatan. Namun, saat Agatha mengikuti acara safari IISMA di Fikom, ia mulai merasa tertarik untuk student exchange ke NTUST Taiwan setelah mendengar cerita dari kakak tingkatnya tentang pengalaman yang didapat saat di sana.
Banyak sekali pengalaman dan pelajaran berharga juga berkesan yang Agatha dapatkan selama mengikuti IISMA di NTUST. Ia memilih satu cerita terbaik dalam perjalannya, yaitu bisa berteman dengan warga lokal di negara tujuannya. Mengikuti club internasional di kampus menjadikan Agatha mempunyai beberapa teman dekat yang berasal dari Taiwan.
Meskipun awalnya merasa canggung dan terjadi banyak miss communication, pada akhirnya Agatha bisa menikmati pertemanannya dan belajar tentang budaya masing-masing. Mengetahui negara Taiwan dari sudut pandang warga lokalnya adalah salah satu hal yang menyenangkan bagi Agatha. Tak lupa, ia juga menceritakan dan memperkenalkan berbagai budaya Indonesia kepada teman-temannya di Taiwan.

Bagi Agatha, IISMA bukan hanya program belajar di kampus luar negeri saja, melainkan juga program yang dapat mendorong kemampuan leadership, mengontrol diri, dan bersosialisasi.
Dengan tugas dan challenge yang ia dapatkan selama mengikuti IISMA, hal-hal tersebut dapat mengasah skill Agatha, seperti skill teamwork, menulis karya ilmiah, dan skill dalam melakukan social campaign.
Berani Menghadapi Tantangan
Tantangan terberat bagi Agatha selama mengikuti IISMA adalah pada bahasa. Saat memulai perjalanan studinya di Taiwan, Agatha belum sepenuhnya menguasai bahasa mandarin. Seiring dengan berjalannya waktu, ia mengikuti kelas mandarin yang membantunya memudahkan berinteraksi dengan orang-orang lokal Taiwan.
Dalam perjalanannya selama IISMA, Agatha tidak berjuang sendiri, dukungan dan peran dari keluarga, teman-teman, mentor, serta kakak tingkat sangat membantunya hingga akhir. Agatha menyampaikan, tidak ada salahnya untuk mencoba menantang diri sendiri pada hal yang baru agar tidak menimbulkan penyesalan di masa depan. (RMF)
