
Mahasiswa Perpustakaan dan Sains Informasi Fikom Unpad Raih Juara 2 Liblicious Epicentrum 2026
Prestasi diraih oleh mahasiswa Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi Fikom Unpad. Tim Barista Lembur berhasil meraih Juara 2 pada mata lomba Liblicious Epicentrum 2026 melalui inovasi Kids’ Corner dan PROLOG, sebuah gagasan pengembangan layanan perpustakaan ramah anak untuk mendukung pencegahan perundungan di lingkungan sekolah.
Babak final dan pengumuman juara dilaksanakan pada Rabu-Kamis, 20-21 Mei 2026. Rangkaian kegiatan berlangsung secara luring dari Kampus Fikom Unpad, Jatinangor, Sumedang, serta Graha Sanusi Universitas Padjadjaran, Dipatiukur, Bandung.
Tim Barista Lembur beranggotakan Bagas Pratama, Rizqi Lukmanul Hakim, dan Naomi Ursula Prastilia, mahasiswa Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi angkatan 2023. Dalam proses penyusunan proposal, tim dibimbing oleh Dr. Kusnandar, M.Si.
Pada kompetisi ilmiah berskala nasional tersebut, Tim Barista Lembur mengusung proposal berjudul “Advancing Children’s Library Services through Kids’ Corner with PROLOG: An Integrated Approach to Social-emotional Resilience and Bullying Prevention within Children’s Space.”
Proposal ini dikembangkan untuk menjawab isu perundungan pada anak usia sekolah dasar yang masih menjadi perhatian serius. Tim melihat bahwa upaya pencegahan bullying di lingkungan sekolah tidak cukup hanya dilakukan melalui sosialisasi satu arah. Perlu ada ruang yang lebih dekat dengan keseharian anak, salah satunya melalui penguatan fungsi perpustakaan sekolah.
Melalui gagasan tersebut, perpustakaan sekolah tidak lagi diposisikan hanya sebagai tempat membaca, tetapi juga sebagai ruang aman yang mendukung perkembangan sosial-emosional anak.
Menghadirkan Kids’ Corner dan PROLOG
Inovasi yang ditawarkan Tim Barista Lembur bertumpu pada dua gagasan utama, yaitu Kids’ Corner dan PROLOG.
Kids’ Corner dirancang sebagai ruang fisik di perpustakaan sekolah yang ramah anak, interaktif, dan mendukung anak untuk terlibat aktif dalam kegiatan literasi. Anak-anak tidak hanya menjadi pembaca, tetapi juga dapat menjadi produsen pengetahuan melalui program “Penulis Cilik”.
Dalam program ini, anak didorong untuk menghasilkan koleksi multiformat yang bersifat partisipatif. Aktivitas di dalam Kids’ Corner juga dirancang dengan pendekatan developmental bibliotherapy yang mendukung pemulihan psikologis anak melalui tahapan tertentu. Program ini berjalan dalam siklus ketahanan selama lima pekan dan didampingi oleh siswa yang berperan sebagai peer librarian.
Sementara itu, PROLOG atau Program Literasi Orang Tua Genius dikembangkan sebagai ekstensi digital berbasis rumah. Program ini bertujuan memperkuat keterlibatan orang tua dalam mendampingi literasi emosi anak.
PROLOG mengintegrasikan nilai kearifan lokal Sunda, yaitu silih asah, silih asih, dan silih asuh, serta disesuaikan dengan tahapan perkembangan kognitif anak. Platform ini juga dilengkapi fitur konsultasi “Halo Librarian” sebagai ruang pendampingan bagi orang tua.
Perwakilan Tim Barista Lembur, Naomi Ursula Prastilia, menyampaikan bahwa gagasan ini lahir dari keinginan untuk memperluas peran perpustakaan dalam kehidupan anak.
“Inovasi Kids’ Corner dan PROLOG ini lahir karena kami ingin membuktikan bahwa perpustakaan tidak hanya sekadar tumpukan buku, tetapi bisa menjadi perlindungan emosional yang aktif bagi anak dari bahaya bullying. Kami merancang ini agar setiap anak merasa divalidasi, didengar, dan memiliki ruang aman untuk tumbuh,” ujar Naomi.
Naomi juga menyampaikan bahwa capaian tersebut tidak lepas dari arahan dan bimbingan Dr. Kusnandar, M.Si. selama proses penyusunan proposal. Bimbingan tersebut membantu tim memperkuat landasan teori, mempertajam konsep, serta merumuskan integrasi program agar lebih matang dan memungkinkan untuk diterapkan.
Model Layanan Perpustakaan Ramah Anak
Melalui proposal ini, Tim Barista Lembur menawarkan model pengembangan layanan perpustakaan ramah anak yang tidak hanya berfokus pada koleksi bacaan, tetapi juga pada penguatan kecerdasan sosial-emosional atau social-emotional learning.
Keberhasilan meraih Juara 2 Liblicious Epicentrum 2026 menjadi capaian penting bagi mahasiswa Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi Fikom Unpad, khususnya dalam menunjukkan bahwa kajian perpustakaan dan sains informasi dapat berkontribusi pada isu-isu sosial yang dekat dengan kehidupan anak dan pendidikan.
Ke depan, tim bersama program studi berencana melakukan penjajakan uji coba atau pilot project Kids’ Corner dan aplikasi PROLOG di beberapa sekolah dasar mitra. Pelaksanaan tersebut akan tetap mempertimbangkan masukan dari komunitas psikologi dan literasi visual agar program dapat dikembangkan secara lebih tepat dan berkelanjutan.
Penulis : Naomi Ursula Prastilia
Editor : Humas Fikom Unpad

