
Fikom Unpad Menggelar Bedah Buku Teori-teori Komunikasi Prof. Deddy Mulyana dalam Rangka Dies Natalis ke-64
Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran (Fikom Unpad) pada Rabu, 14 Agustus 2024 menyelenggarakan acara bedah buku bertajuk ‘Teori-teori Komunikasi: Aplikasi Praktis’ yang menghadirkan Prof. Deddy Mulyana, M.A., Ph.D. sebagai penulis buku dan Dr. Sri Seti Indriani, S.IP., M.Si. sebagai moderator. Bertempat di Auditorium Pascasarjana Fikom dan acara ini turut disiarkan secara live melalui YouTube Fikom Unpad Official. Dalam acara Bedah Buku Teori-Teori Komunikasi Aplikasi Praktis, terdapat beberapa penelaah buku yakni Prof. Dr. Atwar Bajari, M.Si, Prof. Dr. Lely Arrianie, M.Si., Prof. Dr. Neni Yulianita, Dra., M.Si dan Dr. phil. Subekti W. Priyadharma, S.Sos., M.A.
Acara ini dibuka dengan pembukaan dari Prof. Deddy Mulyana, M.A., Ph.D. Beliau membahas perkembangan teori komunikasi dan metode penelitian dalam bidang komunikasi kesehatan. Ia menjelaskan bahwa komunikasi dokter-pasien yang dulunya bersifat linear kini telah berkembang menjadi lebih interaktif. Buku yang dibahas bertujuan untuk membantu memahami hubungan antara teori komunikasi, paradigma penelitian, dan jenis data, serta bagaimana menganalisis data kualitatif dalam penelitian yang kompleks dan non-deterministik.
Prof. Deddy juga menyoroti perbedaan antara publikasi di negara berkembang dan negara maju, menekankan pentingnya publikasi di Scopus di negara berkembang. Ia berbagi pengalaman pribadi tentang menulis buku dan tantangan finansial dalam penerbitan, serta mengkritik ideologi kapitalis di balik publikasi akademis yang sering memerlukan biaya tinggi. Ia menegaskan bahwa nilai karya akademis terletak pada substansinya, bukan hanya pada status publikasinya, dan menekankan pentingnya kualitas dan substansi dalam karya akademis. Setelah pembukaan dari Prof. Deddy Mulyana, M.A., Ph.D. sebagai penulis buku, lalu dilanjutkan dengan acara bedah buku yang dibuka dengan moderator memperkenalkan penelaah-penelaah buku yang akan berdiskusi.
Diskusi bedah buku dimulai dari Prof. Dr. Atwar Bajari, M.Si yang menyatakan pendapatnya mengenai buku ‘Teori-teori Komunikasi: Aplikasi Praktis’. Prof. Atwar Bajari, M.Si, menyampaikan bahwa buku karya Prof. Deddy disusun dengan gaya naratif yang mungkin sulit diikuti oleh mahasiswa baru. Buku ini tidak menjelaskan teori-teori secara eksplisit, tetapi berfokus pada pemahaman fungsi dan pengujian teori. Prof. Atwar Bajari mencatat bahwa meskipun buku ini tidak mengikuti format konvensional dan mengabaikan beberapa aspek dari pendekatan interpretatif serta konstruktivis, Prof. Deddy tetap memberikan kontribusi penting dalam studi komunikasi di Indonesia. Ia mengapresiasi dedikasi dan pengaruh Prof. Deddy dalam bidang tersebut.
Setelah itu, Prof. Dr. Lely Arrianie, M.Si, berbagi pengalaman kuliahnya yang dipengaruhi oleh Prof. Deddy. Ia menceritakan proses penulisan disertasi dan bagaimana Prof. Deddy, meski awalnya skeptis, memotivasi Prof. Lely untuk terus maju dan lulus ujian tanpa revisi. Prof. Lely juga mengungkapkan bagaimana buku Prof. Deddy memicu minatnya untuk menulis di media dan menjadi juru bicara, serta menekankan pentingnya menerapkan teori komunikasi dalam praktek.
Selanjutnya Prof. Dr. Neni Yulianita, Dra., M.Si mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada berbagai profesor yang mempengaruhi pendidikannya, termasuk Prof. Deddy. Ia menilai buku Prof. Deddy sebagai sumber penting untuk memahami berbagai teori komunikasi, meskipun buku menurut beliau pendekatan yang dilakukan bisa lebih interdisipliner. Prof. Neni menyebutkan betapa pentingnya memahami teori komunikasi seperti interaksi simbolik, etnografi, dan fenomenologi. Prof. Neni juga menghargai buku tersebut untuk aplikasinya yang praktis dalam komunikasi.
Penelaah terakhir, yaitu Dr. phil. Subekti W. Priyadharma, S.Sos., M.A., berbagi pengalaman tentang buku yang ditulis oleh Prof. Deddy dan pengaruhnya dalam pendidikan komunikasi. Ia menyatakan betapa pentingnya buku tersebut dalam memahami berbagai teori komunikasi, termasuk etnografi dan metode penelitian, serta teori fenomenologi dan post-fenomenologi. Dr. Subekti menekankan bahwa buku Prof. Deddy membantu dalam menganalisis hubungan antara manusia dan teknologi, serta konsep teori sebagai sistem yang menjelaskan fenomena. Ia juga menyarankan agar pembaca mempertimbangkan berbagai teori dan metode penelitian kualitatif untuk memahami kompleksitas kehidupan sosial.
Acara bedah buku “Teori-teori Komunikasi: Aplikasi Praktis” di Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran diakhiri dengan penutup oleh Prof. Deddy Mulyana, M.A., Ph.D. Beliau mengapresiasi diskusi mendalam dan kontribusi dari para penelaah buku. Ia juga menyoroti pandangan yang disampaikan oleh para penelaah dan menegaskan pentingnya pemahaman teori komunikasi dalam praktek. Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi dokumentasi dan tanya jawab dengan audiens sebelum secara resmi ditutup. (JJC/DM)
Tag:fikomunpad
