
Karina Rizqi Abelinda: Lulus Cumlaude 3,5 Tahun dan Sukses Berkarya di Dunia Konten
Masih berpikir kuliah harus fokus di akademik saja? Kenalan dulu dengan Karina Rizqi Abelinda. Lulusan Program Studi Manajemen Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran ini membuktikan bahwa mahasiswa bisa sukses secara akademik sekaligus aktif berkarya.

Karina, kelahiran Jakarta 7 Oktober 2002, berhasil menyelesaikan studinya dalam 3,5 tahun dengan predikat cumlaude. Di tengah kesibukannya, ia tetap produktif sebagai content creator di bidang beauty, fashion, dan lifestyle dengan 45.6K followers di TikTok dan 11.2K di Instagram. Selain itu, Karina juga aktif mengajar tari tradisional dan pernah terpilih sebagai None Jakarta.

Perjalanan Karina dimulai dari rasa penasaran dan keberanian untuk mencoba. Ia mengaku tidak menargetkan lulus cepat atau mendapat predikat cumlaude sejak awal. Namun, lingkungan yang suportif dan keinginan untuk menantang diri sendiri membuatnya termotivasi. Ia bahkan sempat menggunakan liburan ke Bali sebagai pemicu untuk fokus menyelesaikan skripsi.
Bagi Karina, produktivitas bukan hanya soal manajemen waktu, tetapi juga manajemen energi. Ia menyukai kesibukan dan selalu melihat peluang dalam setiap kesempatan. Pekerjaannya sebagai content creator memberinya fleksibilitas untuk tetap berkarya sambil menyelesaikan studi.
Setiap kegiatan yang Karina ikuti menjadi ruang belajar. Dari kuliah, ia mempelajari komunikasi praktis. Dari dunia konten, ia belajar konsistensi dan personal branding. Dari None Jakarta, ia mendapatkan pelajaran tentang representasi dan budaya. Menariknya, Karina berasal dari keluarga besar yang semuanya pernah menjadi Abang None.
Karina juga menekankan pentingnya support system. Ia mengapresiasi dukungan orang tua, pasangan, sahabat, dan dosen pembimbing. Ia menyebut Prof. Atwar dan Bu Ira sebagai pembimbing yang sangat membantu kelancaran proses skripsinya.

Di akhir wawancara, Karina memberikan pesan yang menginspirasi: ‘Just do what you love. Kalau ada kesempatan, ambil aja. Jangan takut salah. Dari situ kamu bisa tahu mana yang kamu suka dan mana yang bukan buat kamu.’
Kisah Karina Rizqi Abelinda membuktikan bahwa mahasiswa bisa sukses secara akademik dan tetap mengejar passion. Kuncinya adalah keberanian untuk mencoba dan manajemen energi yang baik. (HSK)
