
Kerja Sama Fikom Unpad-AMA Indonesia dan Kuliah Umum CFO Zalora

JATINANGOR (7/3) Setelah kurang lebih sepuluh tahun menjalin kerja sama, Fakultas Ilmu Komunikasi Unpad melanjutkan kerja sama dengan AMA (Asosiasi Manajemen Indonesia). Hal ini merupakan bentuk keseriusan Fikom Unpad dalam usaha menggembangkan serta meningkatkan kompetensi lulusannya. Pengukuhan kerjasama ini dilakukan secara simbolik dengan melakukan penandatanganan nota kesepahaman di mana Fikom Unpad diwakili oleh Dr. Drs. Dadang Rahmat, S.H., M.Si., selaku dekan Fikom Unpad serta Ibu Jennifer Yunani, S.S. selaku Ketua AMA regional Bandung, pada 7 Maret 2016 di Bale Moestopo, gedung 4, kampus Fikom Unpad.
Pengukuhan kerjasama ini menjadi penanda lebih dilebarkannya bentuk kerja sama, tidak hanya dalam bentuk uji kompetensi saja namun AMA pun ikut terjun membantu penyusunan kurikulum Fikom Unpad. Kontribusinyapun tidak hanya sekedar di aspek akademis tapi mencakup kegiatan non-akademis dengan menyediakan dosen praktisi untuk berbagi pengalamannya mengenai dunia kerja sesungguhnya yang dihadapi oleh lulusan. Ketua AMA, Jennifer Yunani, S.S. berharap dengan momentum penandatanganan kerja sama ini AMA dapat membantu mahasiswa Fikom Unpad untuk masuk lebih siap masuk ke dalam dunia kerja di era MEA saat ini, serta membantu dalam proses mencetak lulusan yang berkualifikasi.

Acara ini dilanjutkan dengan kuliah umum bertemakan “The New Era Communication” yang diisi oleh Bapak Fransiscus Budi Pranata, CFO (Chief of Financial Officer) PT. Fashion Eservices Indonesia, pemilik brand Zalora Indonesia. Pada kuliah umum ini Fransiskus berbagi pengalamanya dalam dunia kerja. Beliau mengatakn bahwa ada dua puluh kriteria seseorang yang dibutuhkan sebuah perusahaan, di mana yang pertama danyang terpenting adalah komunikasi. Komunikasi sangat penting khususnya di dalam beragam aktivitas berbisnis, “jika komunikasi kita tidak baik, akan putus hubungan berbisnis tersebut.”
Menurut Fransiscus, komunikasi yang baik harus dilandasi oleh soft skill dan komunikasi yang paling penting berasal dari archives (data). Kita harus mengenal bagaimana karakteristik seseorang dengan melakukan pendekatan terhadap orang tersebut. Komunikasi pun sangat diperlukan terutama untuk membuat personal branding, product branding serta corporate branding. Yang relevan dengan keseharian mahasiswa, adalah personal branding. Mengembangkan personal branding dapat kita lakukan dengan cara mengembangkan character, competency, serta connection yang harus dilatih dan tidak terbatas. * (Inayah Zahra/Jihan Nabila)

